Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Amerika Tertawakan Sisa Kekuatan Garda Revolusi Iran: Mereka Hanya Punya Kapal-Kapal Kecil

        Amerika Tertawakan Sisa Kekuatan Garda Revolusi Iran: Mereka Hanya Punya Kapal-Kapal Kecil Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan sindiran terhadap kekuatan militer dari Iran. Ia setelah mengklaim pasukan militernya berhasil menghancurkan puluhan kapal milik Garda Revolusi Iran di Selat Hormuz.

        Trump mengatakan operasi militer yang dilakukan baru-baru ini berhasil menghantam armada laut negara tersebut yang selama ini disebut digunakan untuk mengancam jalur pelayaran internasional. Menurutnya, puluhan kapal kecil berhasil dihancurkan dalam satu malam operasi.

        Baca Juga: Janji Semua Ijazah Akan Dibawa, Kehadiran Jokowi Dinantikan dalam Sidang Dokter Tifa

        "Kami menghantam banyak dari mereka tadi malam, sekitar 28 kapal. Kami menghancurkan 28 kapal tadi malam," kata Trump, dikutip Kamis (9/7).

        Trump kemudian menyindir kemampuan militer laut dari Iran. Ia mengatakan armada yang dimiliki oleh negara tersebut saat ini hanya tersisa kapal-kapal berukuran kecil.

        "Kapal-kapal kecil. Hanya itu yang mereka miliki, kapal-kapal kecil," ujarnya.

        Pernyataan tersebut merujuk pada kapal cepat yang selama ini banyak dioperasikan oleh Angkatan Laut Garda Revolusi Iran di Selat Hormuz.

        Trump menilai setelah gelombang serangan pasukannya, mereka tidak lagi memiliki kemampuan berarti untuk menghadapi operasi militer dari Washington.

        Adapun Trump tidak memberikan jawaban pasti soal apakah dirinya akan kembali melancarkan serangan pada malam berikutnya ke Iran. Namun, ia mengisyaratkan peluang operasi lanjutan masih sangat terbuka.

        "Biasanya saya tidak akan memberi tahu Anda. Tetapi Anda tahu apa? Tidak ada yang bisa mereka lakukan. Jadi jawabannya mungkin," kata Trump.

        Komentar tersebut muncul bersamaan dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Washington dan Teheran.

        Sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan telah menyerang lebih dari 80 target militer dari Iran. Hal itu dilakukan sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal dagang di Selat Hormuz. Target operasi meliputi sistem pertahanan udara, radar, rudal antikapal hingga aset milik Garda Revolusi Iran.

        Di sisi lain, Iran juga melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di di Bahrain dan Kuwait.

        Baca Juga: Turki Loyal ke Amerika, Erdogan Sampai Dijanjikan Lima Jet Tempur F-35

        Ketegangan yang terus meningkat membuat kawasan itu kembali menjadi perhatian dunia karena jalur tersebut merupakan salah satu rute perdagangan minyak paling penting secara global. Konflik berkepanjangan di kawasan itu dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan energi internasional dan memicu kenaikan harga minyak dunia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: