Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Safari Politik ke Daerah, Silfester Matutina Pernah Berucap Jokowi Pantasnya Jadi Sekjen PBB Buat Bantu Indonesia di Kancah Dunia

        Safari Politik ke Daerah, Silfester Matutina Pernah Berucap Jokowi Pantasnya Jadi Sekjen PBB Buat Bantu Indonesia di Kancah Dunia Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dikatakan pada Juli akan melanjutkan safari politiknya ke Nusa Tenggara Timur, setelah sebelumnya telah dilakoni di Lampung.

        Safari politik Jokowi, di-endorse oleh partai anaknya sendiri, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Jokowi dinilai tengah mengambil langkah strategis untuk menjaga eksistensi dan pengaruh politiknya di tanah air pasca-lengser.

        Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengibaratkan pergerakan Jokowi ini seperti komitmen penuh untuk memastikan posisi tawar politiknya tetap diperhitungkan.

        "Kenapa Jokowi pada akhirnya melakukan safari politik? Ini mirip-mirip iklan sampo, all in. Satu, supaya kartu politik Jokowi itu terus hidup," ujar Adi dalam program Gaspol Kompas, Kamis (9/7/2026).

        Menurut Adi, dengan turun langsung menyambangi berbagai daerah, Jokowi ingin mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa basis massa dan penerimaan masyarakat terhadap dirinya masih sangat besar.

        Nah, beberapa tahun sebelumnya, lingkaran relawan pendukung Jokowi sempat menolak dikaitkan dengan partai manapun.

        Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, meyakini bahwa Jokowi akan menolak segala bentuk pinangan untuk masuk atau memimpin partai politik setelah purnatugas.

        "Presiden Jokowi pastinya menghargai dan mengapresiasi tawaran berbagai pihak agar beliau masuk ke partai mereka, tapi saya berkeyakinan Pak Jokowi akan menolaknya," kata Silfester.

        Alih-alih berkarier di ranah parpol domestik, Solmet justru mendorong Jokowi untuk berkiprah di panggung internasional demi membawa dampak yang lebih besar bagi Indonesia.

        "Kami dari Solmet inginkan Pak Jokowi itu menjadi Sekjen PBB karena kepemimpinan Pak Jokowi sudah diakui dunia dan akan membantu Indonesia di percaturan dunia," lanjut Silfester.

        Ia menambahkan, urusan kepemimpinan partai politik di dalam negeri sebaiknya mulai didelegasikan kepada generasi yang lebih muda, seperti Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution, atau Kaesang Pangarep.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: