Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Teror Bom di SD, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

        Teror Bom di SD, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dunia pendidikan kembali diusik oleh tindakan tidak bertanggung jawab. Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, My Esti Wijayati, mengecam keras insiden ancaman bom yang menyasar SD Negeri Srengseng Sawah 15, Jakarta. 

        Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menyeret pelaku ke meja hijau.

        Menurut Esti, aksi teror di lingkungan sekolah bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Tindakan tersebut telah mengganggu hak anak untuk belajar dengan tenang serta menyebarkan ketakutan luar biasa di kalangan siswa, guru, hingga orang tua.

        "Saya kira orang yang melakukan ancaman ini kurang kerjaan dan itu cukup mengganggu. Pelaku harus dicari dan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Esti di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

        Selain fokus pada penegakan hukum, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyoroti dampak psikologis pasca-kejadian. Esti meminta agar ada langkah cepat berupa pendampingan psikologis bagi para siswa guna mencegah trauma mendalam.

        Ia juga mengimbau para orang tua agar tetap tenang dan bijak dalam merespons situasi ini di depan anak-anak mereka.

        "Orang tuanya secara psikologis harus mencoba memberikan pengertian. Misalnya, 'Oh, itu ada bapak-bapak polisi memang mau menjaga sekolah.' Jadi, tidak menimbulkan ketakutan atau trauma bagi anak-anak," jelas Esti.

        Di akhir keterangannya, Esti mengingatkan pihak sekolah untuk memperketat sistem keamanan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi ancaman. Sekolah, tegasnya, harus tetap menjadi ruang yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut.

        Ia berharap adanya kolaborasi solid antara aparat keamanan, pihak sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah pencegahan. Langkah cepat dan profesional sangat dibutuhkan agar atmosfer belajar-mengajar di sekolah bisa segera kembali kondusif.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: