Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Israel Berikan Peringatan, Netanyahu Siap Hadapi Berbagai Skenario Perang Iran-Amerika

        Israel Berikan Peringatan, Netanyahu Siap Hadapi Berbagai Skenario Perang Iran-Amerika Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan peringatan keras kepada Iran. Hal itu menyusul memanasnya konflik antara Teheran dan Amerika Serikat.

        Netanyahu menegaskan negaranya telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi kemungkinan eskalasi perang di Timur Tengah. Ia mengingatkan musuh agar tidak berharap negaranya akan berdiam diri jika kembali menjadi sasaran serangan.

        Baca Juga: Sosok 'Boboho' di Kasus Febrie Adriansyah, Pernah Dipanggil Polisi Soal Penculikan Anggota Densus 88

        "Jangan berharap akan ada keheningan jika kalian menyerang kami," ujar Netanyahu, dikutip Rabu (15/7).

        Ia menegaskan bahwa apabila musuh kembali melancarkan serangan, respons negaranya akan jauh lebih besar dibanding sebelumnya.

        "Jangan berharap akan ada tayangan ulang; yang akan terjadi adalah siaran yang berbeda—jauh lebih kuat," lanjutnya.

        Netanyahu juga memastikan pemerintah dan militer negaranya telah mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

        "Kami siap menghadapi setiap skenario," tegasnya.

        Menurut Netanyahu, era ketika pihak lain dapat menyerang negaranya tanpa menerima konsekuensi telah berakhir. Menurutnya, pihaknya akan bertindak melawan terhadap siapa saja yang menjadi musuh dari Israel.

        "Hari-hari ketika seseorang bisa menyerang kami tanpa membayar harga yang mahal telah berakhir. Kami telah membuktikannya saat menghadapi poros kejahatan, dan kami akan terus bertindak tegas terhadap siapa pun yang menyakiti kami. Itulah yang telah kami lakukan, dan itulah yang akan terus kami lakukan," katanya.

        Pernyataan tersebut mempertegas sikap mereka di tengah konflik yang terus berkembang antara Amerika Serikat dan Iran. Hal itu terutama setelah kedua negara kembali terlibat aksi saling serang dalam beberapa pekan terakhir.

        Israel sendiri meluncurkan operasi militer Operation Roaring Lion ke Iran di Februari 2026. Tel Aviv juga terus berhadapan dengan kelompok Hizbullah di Lebanon.

        Baca Juga: Kasus Febrie Adriansyah, Sosok Pengusaha Kalimantan Bikin Ketar-ketir Don Ritto: Silakan Jika Berani

        Israel, engan peringatan terbaru, mengisyaratkan akan tetap mempertahankan kesiapan militer penuh sembari mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat muncul dari konflik Iran-Amerika.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: