Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Heboh! Netanyahu dan Keluarga Dapat Fasilitas Pengamanan Seumur Hidup, Biayanya Capai Rp71 Miliar Setahun

        Heboh! Netanyahu dan Keluarga Dapat Fasilitas Pengamanan Seumur Hidup, Biayanya Capai Rp71 Miliar Setahun Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan keamanan internal Israel, Shin Bet, menetapkan pengamanan jangka panjang bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu beserta istri dan kedua putranya. Keputusan yang diumumkan pada Kamis (16/7/2026) itu memicu kritik dari publik dan sejumlah pejabat keamanan Israel.

        Berdasarkan laporan stasiun penyiaran pemerintah Israel, Kan TV News, kebijakan tersebut telah disetujui oleh komite tingkat menteri yang membidangi pengaturan keamanan.

        Dalam skema baru itu, Benjamin Netanyahu akan memperoleh perlindungan seumur hidup. Sementara istrinya, Sara Netanyahu, akan mendapat pengawalan selama Netanyahu masih hidup, sedangkan kedua putra mereka memperoleh pengamanan sedikitnya selama lima tahun.

        Kan TV News memperkirakan biaya operasional pengamanan keluarga Netanyahu mencapai sekitar 12 juta shekel atau sekitar Rp71,4 miliar per tahun.

        Rekomendasi penambahan pengamanan diajukan Kepala Shin Bet, David Zini, setelah adanya penilaian intelijen yang menyebut keluarga Netanyahu menghadapi ancaman berkelanjutan.

        Ancaman tersebut disebut berkaitan dengan potensi aksi balas dendam menyusul operasi militer Israel yang menewaskan sejumlah pemimpin Iran, Hamas, dan Hizbullah dalam konflik yang berlangsung di berbagai front.

        Kebijakan itu menuai penolakan dari sejumlah kalangan yang mempertanyakan urgensi pemberian perlindungan jangka panjang bagi keluarga Netanyahu.

        Sebagian pengkritik juga menilai terdapat potensi konflik kepentingan karena David Zini diangkat sebagai Kepala Shin Bet oleh Netanyahu pada Oktober tahun lalu.

        Di sisi lain, sejumlah pejabat keamanan Israel berpendapat bahwa pengamanan terhadap pejabat negara semestinya didasarkan pada evaluasi ancaman yang dilakukan secara berkala, bukan ditetapkan untuk jangka waktu tetap tanpa peninjauan ulang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: