Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Persembahan Seni Nusantara Berkumandang di Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-81 RI

Persembahan Seni Nusantara Berkumandang di Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-81 RI Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rangkaian peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI dimulai dengan rangkaian persembahan seni nusantara dari berbagai daerah.

Dimulai dari penampilan Gita Bahana Nusantara membawakan medley lagu Perdamaian, Laksamana Raja di Laut, hingga medley lagu daerah.

Mengiringi kereta kencana, tari kolosal mewarnai lapangan Istana Merdeka. Angel Pieters, Lea Simanjuntak, hingga Dira Sugandi semakin menambah momen khidmat dengan membawakan "Zamrud Khatulistiwa", "Negeriku", dan "Rayuan Pulau Kelapa".

Baca Juga: HUT ke-81 RI, Soraya Hamzah Haz Berharap Indonesia Makin Jaya dan Rakyat Sejahtera

Puncak acara seni yang menggugah dibawakan dalam bentuk konfigurasi bertajuk “Tanah Airku”. Ratusan penyanyi, penari, hingga perwakilan atlet berkolaborasi membawakan runtutan kesenian dan budaya daerah. Sinden, Pencak Silat, hingga konfigurasi huruf membentuk kata "Indonesia", "Berdaulat", "Adil", dan "Makmur". 

Di tengah rasa khidmat dan kekaguman peringatan HUT ke-81 RI, nuansa nasionalisme yang syahdu ini turut memperkuat kepedulian serta doa bersama bagi saudara-saudara terdampak gempa di NTT, mempertegas semangat persatuan dan kebangkitan bangsa.

Baca Juga: HUT ke-81 RI, Ma’ruf Amin Berharap Program Transformatif Pemerintah Tepat Sasaran

Diketahui, Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta turut mengangkat keberagaman budaya dan kesenian Nusantara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, penggunaan pakaian adat dalam peringatan kemerdekaan merupakan bagian dari upaya mengingat dan menjaga tradisi serta budaya yang dimiliki Indonesia.

Menurut Prasetyo, keberagaman budaya dan kesenian sengaja ditampilkan dalam rangkaian peringatan kemerdekaan di tingkat pusat sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya Indonesia.

“Masih banyak kita mengingat hal-hal yang menjadi tradisi-tradisi kita selama ini. Budaya-budaya kita kan memang sejak awal kami selaku ketua panitia perayaan di tingkat pusat, bersama dengan panitia, konsep acara peringatan ini menampilkan budaya-budaya dan kesenian-kesenian yang kita miliki,” kata Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Senin (17/8/2026). 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: