Kredit Foto: Andi Hidayat
Partai Amanat Nasional (PAN) resmi memberhentikan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, dari keanggotaan partai setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). PAN juga mengambil alih kepemimpinan DPW PAN Nusa Tenggara Barat (NTB).
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan keputusan tersebut diambil karena Lalu Ahmad Zaini dinilai melanggar tujuan dan platform perjuangan partai.
"DPP PAN memberhentikan Lalu Ahmad Zaini sebagai anggota partai karena telah melanggar tujuan dan platform perjuangan partai," kata Viva Yoga Mauladi saat dihubungi, Selasa (21/7/2026).
Selain mencabut status keanggotaannya, PAN juga mengganti posisi Lalu Ahmad Zaini sebagai Ketua DPW PAN NTB. Untuk sementara, kepemimpinan wilayah tersebut diambil alih oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Mengganti posisinya sebagai Ketua DPW PAN NTB. Kepemimpinan DPW PAN telah diambil alih oleh DPP PAN," ujarnya.
PAN turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kasus yang menjerat kadernya tersebut. Viva mengatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan selama ini terus mengingatkan seluruh kader agar menjaga integritas saat menjalankan amanah sebagai pejabat publik.
"PAN menyesalkan dan permintaan maaf atas tindakan kader partai yang melanggar hukum dalam jabatannya sebagai Bupati Lombok Barat," tuturnya.
PAN juga menyatakan mendukung penuh proses hukum yang sedang dijalankan KPK. Partai mempersilakan lembaga antirasuah itu mengusut perkara secara transparan, objektif, dan akuntabel.
"PAN mempersilakan KPK melakukan proses hukumnya secara transparan, objektif, akuntabel, demi untuk mendapatkan keadilan dan keadilan hukum," katanya.
Lalu Ahmad Zaini merupakan salah satu dari 19 orang yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan di Kabupaten Lombok Barat. Ia telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK pada Senin (20/7/2026) malam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Penyidikan, KPK Resmi Tetapkan Tersangka
KPK telah menaikkan perkara tersebut ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka. Namun hingga kini identitas para tersangka serta konstruksi perkara belum diumumkan kepada publik.
"Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy