Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pramono Sebut Orang yang Pindah Partai Tak Pernah Jadi Besar, Sindir Siapa?

        Pramono Sebut Orang yang Pindah Partai Tak Pernah Jadi Besar, Sindir Siapa? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pernyataan Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDI Perjuangan (PDIP), Pramono Anung, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di Jakarta, Rabu (22/7/2026) malam, sukses mencuri perhatian publik.

        Ia melontarkan kalimat yang memicu beragam spekulasi setelah menyebut orang yang meninggalkan partainya tidak pernah benar-benar menjadi besar.

        "Prestasi PKB dan juga kepemimpinan Bapak Muhaimin Iskandar sudah sangat teruji. Tadi saya bisik-bisik sama beliau, 'Cak, hafal nggak? Semua orang yang meninggalkan partainya, nggak pernah ada yang menjadi besar'," kata Pramono.

        Pramono tidak mengungkap sosok yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut. Namun, ia menegaskan fenomena itu bukan hanya terjadi di satu partai politik.

        "Di PDI-Perjuangan ada, di PKB juga ada. Dan inilah yang kemudian makin membuat kokoh," lanjut dia.

        Baca Juga: Belum Ditahan, Eks Jampidsus Febrie Kini Mangkir Pemeriksaan, Alasannya...

        Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga mengenang kedekatannya dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang telah terjalin sejak era gerakan mahasiswa 1998.

        “Saya dengan Cak Imin, dulu masih dipanggil Cak Imin, sekarang sudah Ketum. Ketika gerakan mahasiswa 1998, kami berdua sering bersama-sama dalam berbagai forum diskusi yang ada,” ujar Pramono.

        Ia mengaku mengikuti perjalanan politik Cak Imin selama memimpin PKB. Menurutnya, kepemimpinan Muhaimin sebagai Ketua Umum DPP PKB sejak 2005 menunjukkan konsistensi yang patut diapresiasi.

        Pada akhirnya, meski tidak ada nama yang disebut secara eksplisit, pernyataan Pramono mengenai orang yang meninggalkan partai tak pernah menjadi besar langsung memicu berbagai spekulasi mengenai sosok yang sebenarnya menjadi sasaran sindiran tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: