Kredit Foto: Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya. Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry pada Minggu (26/7/2026).
Untuk sementara, posisi Gubernur BI dijalankan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti. Destry akan menjalankan tugas tersebut hingga mekanisme pengisian jabatan Gubernur BI definitif selesai.
Perry Warjiyo sebenarnya masih memiliki masa jabatan hingga 2028. Ia sebelumnya kembali dipercaya memimpin BI untuk periode 2023-2028.
Perry resmi menjabat Gubernur BI periode kedua sejak 24 Mei 2023. Pengangkatannya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38/P Tahun 2023 yang ditetapkan pada 5 Mei 2023.
Sebelumnya, Perry juga memimpin BI pada periode 2018-2023. Ia diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 70/P Tahun 2018 pada 16 April 2018.
Karier Perry di Bank Indonesia terbilang panjang. Ia mulai berkarier di bank sentral tersebut sejak 1984.
Sebelum menjadi Gubernur BI, Perry menjabat Deputi Gubernur BI pada 2013-2018. Ia juga pernah menjadi Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional pada 2009-2013.
Pada periode yang sama, Perry menjabat Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI. Posisi tersebut memperkuat kiprahnya dalam bidang kebijakan ekonomi dan moneter.
Perry juga pernah mendapat kepercayaan di tingkat internasional. Ia menjadi Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) pada 2007-2009.
Saat berada di IMF, Perry mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya di bidang ekonomi internasional.
Selama berada di BI, Perry menangani berbagai bidang strategis. Kiprahnya mencakup riset ekonomi dan kebijakan, isu internasional, strategi kebijakan, pengelolaan devisa, utang luar negeri, hingga Biro Gubernur.
Perry juga memiliki pengalaman di dunia akademik. Ia pernah menjadi dosen pascasarjana Universitas Indonesia untuk bidang Ekonomi Moneter dan Ekonomi Keuangan Internasional.
Selain itu, Perry pernah menjadi dosen tamu di sejumlah universitas di Indonesia. Pengalaman tersebut melengkapi perjalanan panjangnya di dunia kebijakan ekonomi dan pendidikan.
Kini, perjalanan Perry sebagai Gubernur BI berakhir lebih cepat dari masa jabatan yang seharusnya. Posisi tersebut untuk sementara akan dijalankan Destry Damayanti sembari pemerintah memproses pengisian Gubernur BI definitif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: