Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah masih menunggu hasil investigasi Section 301 yang dilakukan Amerika Serikat (AS) untuk mengetahui besaran tarif yang akan dikenakan terhadap Indonesia.
"Tarif kita, ini kan lagi investigasi untuk Section 301. Jadi tergantung dari keputusan dari sana," kata Airlangga dikutip Selasa (28/7/2026).
Sembari menunggu keputusan tersebut, Airlangga juga melobi AS agar sejumlah komoditas memperoleh fasilitas tarif 0% dalam pembahasan dengan Pemerintah AS.
"Ada cukup banyak, terutama yang berbasis kepada sumber daya alam Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan pemerintah Indonesia secara rutin melakukan komunikasi dengan Pemerintah AS terkait dengan proses investigasi Section 301.
Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam proses investigasi yang mencakup dua isu, yaitu excess capacity sektor manufaktur dan larangan impor barang yang dihasilkan dari kerja paksa, mulai dari menyampaikan written submission, hadir dalam public hearing dan juga konsultasiantar pemerintah.
Baca Juga: Purbaya Ungkap Alasan Tarif Trump 10% Justru Menguntungkan Indonesia
Baca Juga: AS Kembali Mainkan Tarif Dagang, 'Perbudakan' jadi Alasan Trump
"Kami juga turut mencermati penetapan dari USTR untuk beberapa produk dari Indonesia masuk ke dalam daftar pengecualian tarif (product exemptions)," kata dia dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Berdasarkan info dari pihak AS, hasil investigasi terkait isu excess capacity akan diterbitkan dalam waktu dekat.
Untuk itu, pemerintah masih menunggu hasil dan pengumuman resmi hasil investigasi tersebut dan tentunya berharap agar tarif yang diterapkan favorable bagi Indonesia, serta produk-produk yang sudah dikecualikan dengan penandatanganan perjanjian ART sebelumnya dapat diakomodasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: