Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Soal Bentrokan di Menteng, Pramono: Jakarta Sudah Tenteram jangan Bawa Isu Etnis

        Soal Bentrokan di Menteng, Pramono: Jakarta Sudah Tenteram jangan Bawa Isu Etnis Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh lapisan masyarakat tidak membawa isu etnisitas dalam menyikapi bentrokan antarwarga di kawasan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat. Menurutnya, keberagaman yang selama ini terjaga di Jakarta harus tetap dipertahankan agar situasi ibu kota tetap aman dan kondusif.

        Pernyataan itu disampaikan Pramono menyusul bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak dan Matraman Dalam pada Minggu (26/7/2026). Insiden yang bermula dari gesekan akibat suara knalpot bising itu berujung pada perusakan gerobak pedagang, menewaskan satu orang berinisial K (23), serta membuat tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

        Pramono menegaskan Jakarta merupakan kota yang terbuka bagi semua kalangan sehingga persoalan tersebut tidak boleh berkembang menjadi isu yang menyangkut identitas atau etnis tertentu.

        "Jakarta ini adalah kota yang sangat terbuka. Keanekaragaman di Jakarta itu selama ini terjaga dengan baik. Sehingga saya betul-betul tidak mau ada isu berkaitan dengan etnisitas di Jakarta karena Jakarta sudah aman, nyaman, dan tenteram," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/7/2026).

        Ia mengakui bentrokan di Matraman menjadi persoalan yang harus diselesaikan secara bijaksana. Karena itu, Pramono mengimbau seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan penyelesaian persoalan melalui jalur yang tepat.

        "Bahwa kemudian ada persoalan seperti di Matraman, itu adalah realitas yang ada. Tetapi saya meminta kepada semuanya untuk menahan diri dan kita menyelesaikannya dengan kepala dingin," ujarnya.

        Pramono berharap seluruh warga bersama-sama menjaga stabilitas keamanan sehingga Jakarta tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan terbuka bagi siapa saja.

        Sementara itu, upaya meredam ketegangan juga dilakukan Polda Metro Jaya melalui mediasi yang mempertemukan perwakilan warga dengan keluarga korban. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan damai dan komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif.

        Ketua RT 08 RW 04 Pegangsaan, Ica Risanggeni, mengatakan kedua belah pihak telah dipertemukan oleh kepolisian. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengajak masyarakat menjaga keamanan lingkungan.

        Ica memastikan perdamaian telah disepakati sehingga warga, termasuk para pedagang kecil, diminta tidak ragu kembali menjalankan aktivitas usahanya seperti biasa.

        Di sisi lain, perwakilan keluarga korban, Dami, menyatakan pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, kepolisian diyakini dapat menangani perkara tersebut secara profesional dan adil sehingga memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.

        Dami juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya yang telah memfasilitasi proses mediasi dan penanganan perkara.

        Baca Juga: Beda-Beda Versi Penyebab Bentrokan Maut di Menteng

        Sebagai langkah lanjutan, Polres Metro Jakarta Pusat bersama Pemerintah Kecamatan Menteng menggelar rapat koordinasi kewilayahan di Kelurahan Pegangsaan pada Senin (27/7/2026) malam. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold EP Hutagalung mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

        Senada dengan itu, Camat Menteng Nurhelmi Savitri meminta warga mengurangi kerumunan yang tidak diperlukan pada malam hari. Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang sosial.

        Ketua Forum RW Pegangsaan Zulfikar menyatakan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di kawasan Menteng kini telah kembali berjalan normal dengan pengamanan dari personel gabungan TNI-Polri.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: