Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Kuartal II 2026 Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

        KSSK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Kuartal II 2026 Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan (Menkeu) sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Purbaya, mengatakan hasil asesmen KSSK menunjukkan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada kuartal II 2026 tetap terjaga meski dihadapkan pada meningkatnya tekanan ekonomi global dan dinamika arus modal.

        Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan hasil rapat berkala KSSK yang telah diselenggarakan pada Rabu (28/7/2026).

        "Hasil asesmen KSSK menunjukkan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan selama kuartal II 2026 tetap terjaga. Di tengah tekanan eksternal dan dinamika arus modal, perekonomian domestik tetap mampu bertahan dan sektor keuangan tetap stabil," kata Purbaya saat konferensi pers KSSK di Kantor LPS, Jakarta, Senin (3/8/2026).

        Meski demikian, Purbaya menegaskan KSSK akan terus mencermati perkembangan ekonomi global yang dinilai masih dibayangi berbagai ketidakpastian.

        Menurutnya, meningkatnya tensi geopolitik dan gangguan pasokan global telah memicu tekanan inflasi yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter di sejumlah negara maju. 

        Baca Juga: Inflasi RI Tembus 2,88%, Harga Pangan Kembali Jadi Biang Kerok

        Baca Juga: Indonesia Deflasi 0,14% pada Juli 2026, Dipicu Turunnya Harga Pangan

        Baca Juga: Menkeu Tegaskan Tukin Kemhan Ada di RAPBN 2026

        Memasuki Juli 2026, kondisi global semakin menantang akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang turut memengaruhi keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Gangguan terhadap jalur distribusi tersebut meningkatkan risiko terganggunya pasokan minyak dunia.

        “Di tengah tantangan tersebut, IMF masih memperkirakan pertumbuhan ekonomi global mencapai sekitar 3% secara tahunan atau yearon year (yoy). Lebih rendah dibandingkan prediksi April yang masih mencapai 3,1%,” ungkap dia.

        Ke depan, KSSK akan terus memperkuat sinergi kebijakan guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional dan mencermati semua yang terjadi di global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: