Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bukan Cuma Bitcoin, Ini 10 Kripto dengan Kenaikan Tertinggi Sepanjang Juli 2026

        Bukan Cuma Bitcoin, Ini 10 Kripto dengan Kenaikan Tertinggi Sepanjang Juli 2026 Kredit Foto: Unsplash/Kanchanara
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pasar aset kripto menutup perdagangan Juli 2026 dengan pergerakan yang sangat bervariasi. Bitcoin (BTC) memang mencatat kenaikan sekitar 7,35% sepanjang bulan, tetapi performanya masih kalah jauh dibandingkan sejumlah altcoin yang mencatat lonjakan fantastis, bahkan mencapai puluhan ribu persen.

        Berdasarkan data CoinMarketCap, Decimal (DEL) menjadi aset kripto dengan kinerja terbaik sepanjang Juli setelah melonjak sekitar 72.410%. Di posisi kedua, AKEDO (AKE) melesat 1.476%, sementara sejumlah aset digital lain juga mencatat reli dua hingga tiga digit.

        Di tengah euforia altcoin, Bitcoin tetap membukukan kinerja positif. Sepanjang Juli, BTC bergerak di kisaran US$57.750 hingga US$66.910 dan ditutup di level US$61.815, naik sekitar 7,35% dibandingkan harga pembukaan bulan tersebut di US$58.560.

        Pada perdagangan 3 Agustus 2026, Bitcoin kembali menguat sekitar 0,75% ke level US$63.300 atau sekitar Rp1,14 miliar. Dominasi Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar kripto (Bitcoin Dominance) juga meningkat menjadi 58,90%, sedangkan kapitalisasi pasar kripto global naik menjadi sekitar US$2,15 triliun.

        Daftar 10 Kripto Paling Cuan Sepanjang Juli 2026

        Peringkat

        Aset Kripto

        Kenaikan Juli 2026

        1

        Decimal (DEL)

        72.410%

        2

        AKEDO (AKE)

        1.476%

        3

        Talus (US)

        210,65%

        4

        Unibase (UB)

        79,87%

        5

        Bitway (BTW)

        53,74%

        6

        Joseon Mun (JSM)

        50,13%

        7

        DigiByte (DGB)

        48,11%

        8

        AntFun (ANTFUN)

        30,69%

        9

        UnifAI Network (UAI)

        20,53%

        10

        Bitcoin (BTC)

        7,35%

        Apa yang Mendorong Reli?

        Kenaikan paling spektakuler terjadi pada Decimal (DEL). Token ini merupakan aset asli DecimalChain, sebuah blockchain yang memungkinkan pengguna membuat berbagai jenis token, mulai dari stablecoin hingga non-fungible token (NFT). Meningkatnya perhatian terhadap pengembangan ekosistem DecimalChain menjadi salah satu faktor yang mendorong lonjakan harga DEL sepanjang Juli.

        Sementara itu, reli AKEDO (AKE) didukung meningkatnya aktivitas pengembangan gim berbasis kecerdasan buatan (AI), sentimen positif dari program airdrop Alpha Box Binance Wallet, serta ekspansi gim Telegram di jaringan The Open Network (TON).

        Di sisi lain, penguatan Bitcoin lebih banyak ditopang oleh kembali masuknya dana investor institusional melalui ETF Spot Bitcoin.

        Sepanjang Juli, produk ETF Spot Bitcoin mencatat arus dana bersih (net inflow) sebesar US$172,43 juta, berbalik positif setelah mengalami arus keluar dana (outflow) sekitar US$6,94 miliar secara akumulatif pada Mei dan Juni. Arus modal tersebut menjadi sinyal pulihnya minat investor institusional terhadap aset kripto terbesar di dunia itu.

        Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi terhadap keputusan suku bunga Federal Reserve, kondisi ekonomi global, hingga perkembangan geopolitik diperkirakan tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga aset digital dalam jangka pendek.

        Tidak semua aset kripto menikmati reli sepanjang Juli. LAB (LAB) menjadi aset dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 98,69%, disusul Undeads Games (UDS) yang turun 45,94%, The Black Bull (ANSEM) melemah 45,36%, Collector Crypt (CARDS) terkoreksi 38,03%, serta Backpack (BP) yang turun 35,44%.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: