Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dulu Bela Prabowo Sampai Masuk Penjara, Kini Sosok Ini Justru Kecewa

        Dulu Bela Prabowo Sampai Masuk Penjara, Kini Sosok Ini Justru Kecewa Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR), Henri Subiakto, mengungkap sosok yang dulu dikenal sebagai pendukung fanatik Prabowo Subianto namun kini berbalik kecewa.

        Sosok tersebut adalah mantan wartawan Tempo, Setiyardi Budiono. Pada Pilpres 2014 hingga 2019, Setiyardi dikenal sebagai pendukung garis keras Prabowo. Ia bahkan membuat Tabloid Obor Rakyat yang kontroversial karena menyerang Joko Widodo (Jokowi).

        "Kemarin saya diundang kawan lama, Setiyardi Budiono. Mantan wartawan Tempo yang di tahun 2014 dan 2019 menjadi die Hard pendukung dan pembela Capres Prabowo. Saat itu dia bikin Tabloid Obor Rakyat yang menggemparkan, karena isinya menyerang keras Jokowi," tulis Henri di akun X pribadinya, dikutip Selasa (4/8).

        Atas hal tersebut, Henri mengatakan Setiyardi dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun. 

        "Karena dianggap terlibat “propaganda hitam” diapun diganjar hukuman setahun masuk bui sebagai ganjaran perjuangan fanatiknya mendukung 08 he he," ujarnya.

        Namun setelah Prabowo resmi menjadi Presiden pada 2024, ia justru kecewa dengan kinerja tokoh yang dulu dibelanya. Menurut Henri, Prabowo kini lebih banyak mengeluarkan janji tanpa realisasi, serta melanjutkan kebijakan Jokowi yang sebelumnya dikritiknya.

        "Setiyardi pun sekarang jadi orang bebas yang bikin podcast kritis ke Pemerintah yang dulu dia perjuangkan," jelas pakar hukum siber itu.

        Ia menambahkan, keduanya pernah bekerja sama di Telkom Group pada 2012–2014, dan kini sama-sama kritis terhadap kondisi politik.

        Baca Juga: Prabowo Resah Pejabat Berguguran Karena Korupsi, Muncul Sinyal Ubah Arah Pemerintahan?

        Henri menyebut dirinya diajak hadir di podcast Obor Rakyat Reborn, yang membahas berbagai kasus hukum kontroversial, mulai dari Dokter Tifa, Roy Suryo, Babe Aldo, Hendra Lie, hingga Nikita Mirzani.

        Sebagai catatan, Majelis Hakim PN Jakarta Pusat pada 2016 menyatakan Setiyardi dan Darmawan Sepriyosa bersalah melakukan pencemaran nama baik terhadap Jokowi menjelang Pilpres 2014. Keduanya dijatuhi hukuman 8 bulan penjara, dan resmi dieksekusi ke Lapas Cipinang pada Mei 2018. Setiyardi kemudian bebas bersyarat pada Januari 2019, meski sempat dicabut sementara karena rencana menerbitkan kembali tabloid tersebut sebelum bebas murni.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: