Kredit Foto: Ist
Keputusan dalam membeli kendaraan pribadi, baik unit baru maupun bekas, sering kali dipengaruhi oleh berbagai momentum sepanjang tahun, termasuk perubahan harga pasar dan ketersediaan model kendaraan yang sesuai kebutuhan.
Di tengah beragam pilihan kanal pembelian, lelang telah menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mendapatkan unit sesuai kebutuhan. Namun, pemenuhan kebutuhan tersebut tetap perlu didukung perhitungan anggaran yang cermat agar tidak mengganggu stabilitas keuangan pribadi maupun modal operasional.
Perencanaan anggaran membantu calon pembeli mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan semata-mata mengikuti dinamika penawaran saat lelang berlangsung. Karena itu, setidaknya terdapat tiga hal utama yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti lelang mobil bekas agar proses pembelian dapat dilakukan secara lebih terarah.
- Tentukan batas maksimal penawaran. Tetapkan harga tertinggi yang akan diajukan saat proses penawaran atau bidding. Pastikan perhitungan tersebut turut mencakup estimasi biaya administrasi lelang dan kemungkinan biaya perawatan setelah kendaraan diterima.
- Pelajari informasi unit dan mekanisme lelang. Periksa daftar kendaraan, nomor lot, jadwal pelaksanaan lelang, serta informasi mengenai kondisi unit yang tersedia sebelum menentukan pilihan.
- Siapkan dana pembayaran. Pastikan ketersediaan dana dan rencana pembayaran telah disesuaikan dengan kemampuan finansial serta ketentuan pelunasan yang berlaku.
Sejalan dengan hal tersebut, PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (“AUKSI”) menilai bahwa persiapan sejak awal penting agar peserta dapat mengikuti proses lelang secara lebih terarah. Dalam pelaksanaannya, setiap kendaraan ditawarkan berdasarkan nomor lot, sedangkan proses penawaran dipandu oleh pemandu lelang hingga diperoleh penawar tertinggi.
Bady Qadarsyah Head of AUKSI menyampaikan bahwa peserta sebaiknya telah menentukan batas penawaran sebelum proses lelang dimulai dan sebaiknya sudah memilih setidaknya 2 unit yang akan diincar.
“Dalam mengikuti lelang, peserta perlu memiliki perhitungan yang sudah disiapkan sejak awal. Harga penawaran bukan satu-satunya komponen yang perlu diperhatikan karena terdapat biaya administrasi dan kemungkinan kebutuhan perawatan awal yang juga perlu dimasukkan ke dalam anggaran. Setidaknya pilih 2 unit yang akan diincar sehingga ada masih ada kesempatan untuk membeli unit lainnya apabila unit incaran pertama tidak dimenangkan. Dengan perencanaan tersebut, keputusan pembelian dapat tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan,” ujarnya yang dikutip di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Merek-Merek Ini Bikin Pasar Mobil Bekas GIIAS 2026 Banjir Penawaran
Baca Juga: Purbaya Pastikan Insentif Hybrid Belum Dibahas, Fokus Pemerintah Masih Mobil Listrik BEV
Selain mempertimbangkan harga, kondisi unit, dan kesiapan pembayaran, peserta juga dapat mencermati program tematik yang ditawarkan oleh penyelenggara lelang. Program tersebut dapat memberikan manfaat tambahan dalam proses pembelian, sepanjang keputusan tetap didasarkan pada kebutuhan, kondisi kendaraan, serta batas anggaran yang telah ditetapkan sejak awal.
Memasuki bulan Agustus dan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, AUKSI menghadirkan program “AUKSI Merdeka Belanja: Serba 17 & 45”. Program ini berlaku dalam pelaksanaan lelang Agustus 2026 yang diadakan AUKSI di Jakarta, Semarang, dan Surabaya.
Melalui program ini, AUKSI menyiapkan hadiah langsung berupa e-wallet senilai Rp450.000 tanpa diundi bagi total 17 pemenang yang memenuhi ketentuan. Hadiah diberikan kepada peserta yang berhasil memenangkan unit kendaraan pada lot promo bernomor 17, 8, dan 45 dalam sesi lelang yang termasuk dalam program. Selain hadiah e-wallet, AUKSI juga menyediakan bonus 45 Poin CUAN bagi pelanggan yang mendaftar sebagai member AUKSI selama Agustus 2026 dan memenuhi ketentuan program. Program tersebut berlaku bagi pelanggan yang mengikuti lelang di Jakarta, Semarang, dan Surabaya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: