- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Instruksi Kilat Prabowo, Bahlil dan PLN Dikejar Deadline Atasi Listrik Kalimantan
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Presiden Prabowo Subianto menekankan agar masalah listrik padam yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan segera ditangani. Ia meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berkoordinasi langsung dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik kembali normal.
Usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026), Bahlil mengakui masih ada pemadaman di beberapa titik. Namun, ia menegaskan hal itu bukan karena kekurangan energi, melainkan akibat pekerjaan pemeliharaan sistem kelistrikan.
"Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah. Jadi ada pemeliharaan yang terjadi, bahkan ada beberapa, konon cerita, dari PLN bahwa terkait dengan jaringan induk juga," ujarnya, dikutip Rabu (5/8).
Bahlil menegaskan pihaknya bersama PLN berkomitmen menyelesaikan persoalan ini dalam waktu dekat agar masyarakat tidak lagi dirugikan oleh pemadaman berkepanjangan.
Baca Juga: Menuju E10 2027, Bahlil Susun Formula Harga Bioetanol
"Tapi kami akan selesaikan dalam waktu dekat," terangnya.
PLN UID Kalselteng turut mengonfirmasi bahwa gangguan berasal dari kerusakan generator di PLTU Asam-Asam serta masalah teknis pada dua unit pembangkit milik IPP. Kondisi tersebut membuat pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah terbatas, sehingga PLN melakukan pengaturan beban secara bergilir untuk menjaga stabilitas sistem.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: