Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PDIP Panas? PSI: Jokowi, Gibran dan Kaesang Kalau Bersatu Bayangkan Hasilnya

        PDIP Panas? PSI: Jokowi, Gibran dan Kaesang Kalau Bersatu Bayangkan Hasilnya Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kisruh antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan PDI Perjuangan (PDIP) kembali memanas. Di tengah polemik yang terus menyeret nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), kader PSI Dedy Nur Palakka melontarkan pernyataan yang menyita perhatian. 

        Ia bahkan menilai keluarga Jokowi masih memiliki kekuatan politik besar yang dapat mengubah peta politik nasional jika bergerak dalam satu barisan.

        Pernyataan tersebut disampaikan Dedy sebagai respons atas pernyataan politikus PDIP FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy yang sebelumnya menyinggung dugaan kebohongan Jokowi. 

        Alih-alih membalas tudingan itu secara langsung, Dedy justru menilai sikap sejumlah elite PDIP didorong oleh kekhawatiran politik terhadap mantan kader mereka sendiri. Menurut Dedy, Jokowi merupakan kader paling sukses yang pernah dimiliki PDIP sepanjang sejarah partai tersebut.

        Baca Juga: 'Tidak Mungkin Jokowi Memalsukan Ijazah, Kalau Benar UGM yang Harus Digugat'

        "Sebenarnya ada semacam ketakutan terselubung dalam tubuh PDIP terhadap mantan kader terbaiknya sepanjang mereka eksis. Karena satu-satunya kader mereka yang bisa terpilih secara langsung jadi Presiden dua periode hanya Jokowi," kata Dedy Nur.

        Ia kemudian menyinggung perjalanan politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, keputusan PDIP melepas Gibran justru menjadi awal dari pencapaian politik yang lebih tinggi.

        "Bukan hanya Jokowi salah satu kader muda terbaiknya bernama Gibran Rakabuming Raka juga mereka buang dengan bersemangat," ujarnya.

        Dedy menilai, langkah tersebut justru berbalik menjadi keuntungan bagi Gibran.

        "Efek sampingnya beliau bukannya nyungsep malah jadi Wapres RI termuda sepanjang sejarah Republik," sambung Dedy.

        Baca Juga: Rocky Gerung: Jokowi Punya Ijazah Asli, tapi Orangnya yang Palsu

        Lebih jauh, Dedy meyakini pengaruh politik keluarga Jokowi belum memudar. Ia bahkan menyebut jika Jokowi, Gibran, dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berada dalam satu barisan, kekuatan politik yang terbentuk akan sangat besar.

        "Jokowi, Gibran dan Kaesang kalau bersatu bisa Anda bayangkan bagaimana kekuatan yang bisa mereka hasilkan," tuturnya.

        Di akhir pernyataannya, Dedy juga membandingkan sikap keluarga Jokowi dengan pihak-pihak yang selama ini terus melontarkan kritik kepada mantan presiden tersebut. Menurutnya, Jokowi bersama kedua putranya lebih memilih menunjukkan kerja politik daripada membalas berbagai tudingan.

        "Dan yang hebat dari ketiga tokoh nasional itu tidak sekalipun mereka menjelekkan orang," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: