Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Strategi Affiliate Marketing Perluas Pangsa Pasar UMKM Jabar di Era Digital

        Strategi Affiliate Marketing Perluas Pangsa Pasar UMKM Jabar di Era Digital Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat semakin memanfaatkan strategi affiliate marketing untuk memperluas pangsa pasar di tengah pesatnya transformasi digital.

        Melalui kolaborasi antara Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, pelaku UMKM memperoleh bekal praktis agar mampu meningkatkan jangkauan pemasaran secara lebih efektif dan efisien.

        SBM ITB bersama Dekranasda Provinsi Jawa Barat menggelar pelatihan Affiliate Marketing bagi pelaku UMKM di Kantor Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung. Kegiatan tersebut menjadi pertemuan ketiga dalam rangkaian Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Kapasitas Digital Marketing UMKM.

        Pelatihan tersebut menitikberatkan pada pemanfaatan affiliate marketing sebagai strategi pemasaran digital yang mampu membuka akses pasar lebih luas melalui kolaborasi dengan affiliate, kreator konten, maupun komunitas digital. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan eksposur produk UMKM sekaligus menekan biaya promosi dibandingkan metode pemasaran konvensional.

        Ketua Kelompok Keahlian Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi SBM ITB sekaligus Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Prof. Wawan Dhewanto, PhD, mengatakan pelatihan tersebut merupakan komitmen berkelanjutan SBM ITB bersama Dekranasda Jawa Barat untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

        "Melalui rangkaian pelatihan ini, kami ingin membekali pelaku UMKM tidak hanya dengan kemampuan memanfaatkan AI dalam pemasaran digital, tetapi juga dengan strategi yang dapat langsung diterapkan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan.

        Affiliate marketing menjadi salah satu pendekatan yang relevan karena membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM di era digital secara berkelanjutan," ujar Prof. Wawan, Kamis (6/8/2026)

        Pelatihan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, Pengurus Dekranasda Jabar Dr. Lik Gayantini Ari, serta Wakil Pemimpin Cabang Utama BJB Bandung Erni Rosniawaty. Para peserta juga menerima materi dari CEO Cerebrum sekaligus alumni MBA ITB, Aditya Pratama Ghifary, MBA, yang mengembangkan ekosistem affiliate marketing melalui inisiatif Masjid Affiliate Bandung.

        Dalam pemaparannya, Aditya menjelaskan bahwa affiliate marketing memberikan peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan anggaran promosi yang besar. Melalui inisiatif Pasar Affiliate, pelaku UMKM dapat terhubung dengan para affiliate yang membantu memasarkan produk kepada masyarakat yang lebih luas.

        "Melalui Affiliate Marketing, kami berharap dapat membangun kolaborasi antara para affiliate dengan pelaku UMKM sehingga produk-produk lokal memiliki peluang yang lebih besar untuk dikenal dan dipasarkan kepada masyarakat," kata Aditya.

        Selain menerima materi, peserta mengikuti sesi praktik bersama tim Masjid Affiliate untuk mempelajari strategi membangun kolaborasi dengan affiliate, menyusun materi promosi, serta mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam mendukung pemasaran digital.

        Sejumlah peserta mengaku mulai merasakan manfaat dari rangkaian pelatihan tersebut. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa penerapan materi yang diperoleh sejak pertemuan pertama telah membantu meningkatkan tampilan digital usahanya dan mulai menghasilkan penjualan melalui kanal digital.

        Adapun, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, mengapresiasi kolaborasi antara Dekranasda Jawa Barat dan SBM ITB dalam menghadirkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM saat ini.

        "Strategi affiliate marketing dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar,"ujarnya

        Melalui program pengabdian kepada masyarakat tersebut, SBM ITB dan Dekranasda Jawa Barat menargetkan pelaku UMKM mampu mengimplementasikan strategi affiliate marketing secara berkelanjutan sehingga dapat memperluas pangsa pasar, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan penjualan di era ekonomi digital.

        Program ini diinisiasi oleh dosen SBM ITB Prof. Wawan Dhewanto, PhD dan Dr. Nurlaela Arief bersama tim pelaksana yang terdiri atas Tiffany Ar Rahim, Karina Tifani, Elma Nandira Maharani, Lutfia Savina Devi, dan Vania Nur Rizqi.

        Rangkaian pelatihan akan berlanjut pada Rabu, 12 Agustus 2026, melalui sesi penutup bertema "Empathic Marketing dan Cara Membuat Konten Viral" yang menghadirkan D.Sc. (Tech.) Imam Santoso, dosen FTTM ITB sekaligus influencer pendidikan. Sesi tersebut akan membahas strategi membangun komunikasi pemasaran yang empatik, menyusun hook yang menarik perhatian audiens, serta menciptakan konten digital kreatif untuk meningkatkan engagement dan peluang penjualan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: