Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sedang Flu, Prabowo Akui Hampir Tak Hadiri Ultah Bahlil

        Sedang Flu, Prabowo Akui Hampir Tak Hadiri Ultah Bahlil Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya sempat mempertimbangkan untuk tidak menghadiri perayaan ulang tahun ke-50 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sekaligus peluncuran buku Sepuluh Karya Nyata untuk Negeri di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

        Prabowo mengatakan kondisi kesehatannya sedang kurang prima karena terserang flu. Bahkan, ia sempat meminta izin kepada Bahlil jika tidak dapat hadir dalam acara tersebut.

        "Saya ini lagi flu. Aku sudah izin sama beliau. 'Pak Bahlil, besok mungkin saya nggak hadir ya peluncuran buku Anda'," ujar Prabowo dalam sambutannya.

        Menurut Prabowo, Bahlil kemudian menyerahkan keputusan tersebut kepadanya, tetapi tetap berharap Prabowo dapat hadir jika kondisi memungkinkan.

        "Siap Pak, terserah Bapak. Kita kan yang penting batin kita, kan. Walaupun tidak ketemu fisik, tapi siap Pak, terserah Bapak. Tapi kalau kuat, ya mohon hadir Pak," kata Prabowo menirukan respons Bahlil.

        Prabowo pun akhirnya memutuskan untuk tetap hadir dalam acara tersebut. Ia bahkan mengaku harus menguatkan kondisi tubuhnya agar dapat datang.

        "Akhirnya saya ini nguat-nguatkan diri hadir hari ini," kata Prabowo.

        Baca Juga: Revenue Danantara Naik 400% dalam Setahun, Prabowo: Tetap Harus Diaudit

        Prabowo menilai kehadirannya penting lantaran hubungannya dengan Bahlil bukan sekadar hubungan antara presiden dan menteri. Ia menyebut Bahlil juga merupakan mitra politik karena menjabat sebagai ketua umum partai politik.

        "Tapi benar, karena beliau tidak hanya anak buah. Dia menteri, tapi juga dia mitra. Karena dia ketua umum partai yang besar," ujar Prabowo.

        Prabowo kemudian menyinggung pentingnya politik kebersamaan dalam pemerintahan Indonesia. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan kekuatan politik menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan.

        "Kita ini politik di Indonesia kan harus politik kebersamaan," katanya.

        Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bahlil yang genap berusia 50 tahun. Ia berharap Bahlil senantiasa diberikan kekuatan untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

        Prabowo juga mengapresiasi perjalanan Bahlil yang dinilainya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Menurutnya, pengalaman hidup dan berbagai tantangan yang dihadapi seseorang dapat menjadi bagian penting dalam membentuk seorang pemimpin.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: