Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Akademisi: Persoalan Ijazah Palsu Jokowi Bukan Urusan Dokter Tifa

        Akademisi: Persoalan Ijazah Palsu Jokowi Bukan Urusan Dokter Tifa Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Akademisi Cross Culture Lecturer, Ali Syarief, menegaskan bahwa dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bukan semata urusan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.

        Menurutnya, polemik yang kini menjerat Dokter Tifa sebagai terdakwa merupakan persoalan seluruh masyarakat Indonesia.

        Ali menyebut Tifa sudah mengungkapkan hasil kajiannya terkait dugaan ijazah palsu tersebut. Ia pun mendorong agar perkara dilanjutkan ke proses hukum berikutnya.

        "Persoalan ijazah palsu @jokowi bukan urusan @DokterTifa. Ia urusan kita semua. Fakta penemuan ilmiah sudah diungkapkan oleh tifa. Harus terus ditindak lanjuti ke perkara hukum berikutnya," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (10/8).

        Sebelumnya, Dokter Tifa bersama Roy Suryo pada HUT ke-80 Republik Indonesia tahun lalu, mempersembahkan sebuah “hadiah” berupa buku penelitian berjudul Jokowi’s White Paper. Buku tersebut berisi kumpulan kajian mengenai polemik ijazah Jokowi. 

        "Tepat setahun lalu, ulang tahun Indonesia ke 80, 17 Agustus 2025. Saya, bersama Roy Suryo mempersembahkan hadiah kepada Republik tercinta ini, buku kumpulan penelitian kami tentang polemik Ijazah Joko Widodo, buku JOKOWI'S WHITE PAPER," ujar Tifa.

        Baca Juga: Hadiah Kontroversial Dokter Tifa dan Roy Suryo di HUT RI: Buku Putih yang Guncang Publik

        Buku itu bahkan disebut oleh ilmuwan IT Dr. Ridho Rahmadi sebagai karya dengan kualitas kelas dunia. Jokowi’s White Paper membongkar rahasia, pertanyaan, polemik, sekaligus kontroversi seputar ijazah Jokowi.

        Sebagai catatan, pada awal Agustus lalu Dokter Tifa menyatakan dirinya “hijrah” dan tidak lagi menjadikan polemik ijazah Jokowi sebagai fokus utama di ruang publik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: