Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Guru Besar UGM Bicara soal Kisruh Ijazah Palsu: Pak Jokowi Kembalilah...

        Guru Besar UGM Bicara soal Kisruh Ijazah Palsu: Pak Jokowi Kembalilah... Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terus memanas. Kali ini, sorotan datang dari Guru Besar Psikologi Sosial Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Koentjoro, yang meminta Jokowi memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.

        Koentjoro menilai penjelasan langsung dari Jokowi diperlukan untuk mengakhiri berbagai spekulasi yang terus berkembang terkait isu dugaan ijazah palsu. Ia berharap mantan kepala negara tersebut menyampaikan informasi secara jujur kepada publik.

        "Kepada Pak Jokowi dan kawan-kawan yang kami sampaikan adalah agar kembalilah kepada jalan yang lurus, Pak. Jangan banyak berbohong," kata Koentjoro dalam keterangannya, dikutip Senin (10/8/2026).

        Baca Juga: Jokowi Capek-capek Safari Politik, Elektabilitas PSI Segitu-segitu Saja

        Menurut Koentjoro, kritik terhadap Jokowi sebenarnya telah ia sampaikan sejak mantan wali kota Solo tersebut masih menjabat sebagai Presiden RI. Baginya, seorang presiden memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan keteladanan sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa.

        Ia kemudian mengaitkan hal tersebut dengan amanat yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, Koentjoro menyebut kritik yang disampaikannya bukan semata persoalan personal, melainkan bentuk kepedulian sebagai warga negara.

        "Kami dulu memprotes Bapak karena Bapak sebagai Presiden. Presiden itu salah satu tugasnya di dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa," ujarnya.

        Koentjoro pun berharap polemik yang menyeret nama Jokowi tersebut tidak terus berlarut. Menurutnya, keterbukaan menjadi jalan yang lebih baik ketimbang membiarkan masyarakat terus berhadapan dengan berbagai spekulasi.

        Baca Juga: Usut Ijazah Gibran, Denny Indrayana Diserang Balik: Sok Suci, Kasus Korupsimu Mangkrak 11 Tahun

        "Karena itulah maka saya berkeinginan agar jangan berbohong, jangan membohongi rakyat yang berlalu setelah berlalu," ucap dia.

        Ia bahkan meyakini satu kali klarifikasi secara terbuka dari Jokowi dapat memberikan kepastian sekaligus meredakan kegaduhan yang berkembang di tengah masyarakat.

        "Kalau Bapak bisa melakukan satu klarifikasi, akan jauh lebih baik dan akan menyenangkan masyarakat," tuturnya.

        Di tengah desakan tersebut, UGM sebelumnya telah menyampaikan sikap terkait polemik dokumen akademik Jokowi. Kampus tersebut menegaskan bahwa ijazah dan skripsi Joko Widodo merupakan dokumen asli.

        Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta, mengatakan seluruh proses akademik Jokowi selama menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan terdokumentasi dengan baik. Ia juga menegaskan tidak ada keraguan mengenai status Jokowi sebagai alumni UGM.

        Menurut Sigit, Jokowi tercatat menjalani berbagai mata kuliah, aktif dalam kegiatan mahasiswa Silvagama, hingga menyelesaikan skripsi sesuai ketentuan akademik yang berlaku.

        "Ijazah dan skripsi Joko Widodo adalah asli. Beliau pernah kuliah di sini, teman-teman satu angkatan mengenal baik beliau, beliau aktif dalam kegiatan mahasiswa Silvagama, tercatat menempuh berbagai mata kuliah, menyelesaikan skripsi, sehingga ijazah yang diterbitkan oleh UGM adalah asli," tegas Sigit.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: