Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Baru Kali Ini di Dunia Ada Manusia yang Takut Ijazahnya Dilihat Orang'

        'Baru Kali Ini di Dunia Ada Manusia yang Takut Ijazahnya Dilihat Orang' Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kisruh soal dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terus menuai sorotan. Kali ini, pegiat media sosial Bachrum Achmadi mempertanyakan mengapa persoalan yang menurutnya bisa diselesaikan secara sederhana justru terus bergulir dan menjadi perdebatan panjang.

        Bachrum menilai polemik tersebut semestinya tidak perlu berlarut apabila dokumen pendidikan yang dipersoalkan memang dapat ditunjukkan secara terbuka. Menurutnya, semakin rumit proses pembuktian justru dapat memunculkan tanda tanya baru di tengah masyarakat.

        Ia berpendapat seseorang yang memiliki ijazah asli dan sah secara hukum semestinya tidak memiliki alasan untuk takut memperlihatkan dokumen tersebut apabila memang diperlukan.

        Baca Juga: Terlihat Cuek, Jokowi Diam-Diam Pantau Polemik Ijazah

        "Masalah ijazah dibikin rumit dan ruwet, padahal orang kalau punya ijazah asli dan legal tidak akan takut menunjukkannya ke orang," tulisnya di akun X.

        Bachrum bahkan mengaku heran melihat polemik tersebut masih terus menjadi perhatian hingga saat ini. Ia kemudian melontarkan sindiran keras terkait dokumen yang menjadi sumber perdebatan.

        "Baru kali ini di dunia ada manusia takut keberadaan ijazahnya dilihat orang," ujarnya.

        Tak berhenti di situ, Bachrum turut menyinggung sikap Jokowi yang menurutnya cenderung berbelit-belit ketika menghadapi persoalan tersebut. Ia membandingkannya dengan sikap seseorang ketika harus menjelaskan sesuatu yang dianggapnya benar.

        Baca Juga: Jokowi 15 Kali Terima Gelar Raja, 21 Kali Tolak Gelar Doktor HC, Karena Ijazahnya Gak Jelas?

        Menurut Bachrum, orang yang berkata jujur seharusnya tidak membutuhkan banyak alasan untuk menjelaskan suatu persoalan.

        "Orang kalau jujur pasti gak jelimet muter sana-sini, tapi kalau pembohong sudah pasti banyak alasan!" katanya.

        Diketahui, kasus dugaan ijazah palsu Jokowi hingga kini masih berlanjut di meja pengadilan. Terdakwa Roy Suryo masih menghadapi proses praperadilan jilid 4 soal pencekalan ke luar negeri.

        Di sisi lain, Tifauziah Tyassuma belum lama ini juga memutuskan mengajukan praperadilan terkait sah tidaknya penghentian penuntutan. Dengan proses hukum yang masih berjalan, polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi pun belum sepenuhnya berakhir dan masih menjadi bahan perdebatan di ruang publik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: