Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Resmi Dibuka, INTI 2026 Jadi Wadah Kolaborasi AI hingga IoT Terintegrasi di Indonesia

        Resmi Dibuka, INTI 2026 Jadi Wadah Kolaborasi AI hingga IoT Terintegrasi di Indonesia Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indonesia Technology & Innovation (INTI) 2026 resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Sebagai pameran inovasi teknologi, INTI 2026 mempertemukan pelaku industri, pemerintah, asosiasi, investor, inovator, akademisi, serta penyedia solusi teknologi untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong pembangunan ekosistem digital Indonesia dari hulu hingga hilir.

        Penyelenggaraan INTI 2026 hadir dengan skala internasional yang semakin kuat. Sebanyak 952 exhibitor dan peserta dari 8 negara berpartisipasi untuk menampilkan berbagai inovasi, teknologi, dan solusi bagi kebutuhan industri. INTI 2026 menargetkan kehadiran 30.000 pengunjung dari 20 negara, memperkuat posisinya sebagai salah satu platform pertemuan industri teknologi berskala internasional di Indonesia.

        “Melalui berbagai sektor teknologi, mulai dari telko, AI, data center, cybersecurity, IoT, robotics, semiconductor, smart mobility, drone technology hingga smart manufacturing, kami berharap INTI dapat menjadi tempat lahirnya ide baru, inovasi baru, kemitraan baru, dan peluang investasi baru,” ucap Director CNG Trade & Event, Hendri Bunardy, di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

        Partisipasi internasional juga diperkuat melalui delapan international group/country participation, yakni China, India, Taiwan, Malaysia, Vietnam, Singapura, Korea Selatan, dan Jepang. Kehadiran berbagai negara tersebut membuka peluang pertukaran teknologi, investasi, kemitraan bisnis, serta kolaborasi antara perusahaan nasional dan global.

        Pameran berlangsung di area seluas 13.000 meter persegi, menghadirkan berbagai solusi teknologi yang merepresentasikan perkembangan ekosistem digital dan industri Indonesia. Dari seluruh peserta, sekitar 45% menghadirkan produk dalam negeri yang telah tersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hal ini menunjukkan kontribusi industri dalam negeri yang semakin penting dalam membangun kapasitas teknologi dan memperkuat daya saing nasional.

        Digital Talent & Education

        Keterhubungan berbagai sektor tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pembangunan konektivitas, tetapi juga bagaimana infrastruktur digital dapat menjadi fondasi bagi pemanfaatan teknologi di berbagai sektor industri. Mulai dari basic connectivity, pengelolaan dan pemrosesan data, pemanfaatan AI dan IoT, keamanan digital, hingga penerapan robotika, drone, elektronik, dan teknologi manufaktur.

        Melalui pendekatan tersebut, INTI 2026 mendorong terbentuknya ekosistem teknologi yang saling terintegrasi. KADIN Indonesia turut mengiringi perjalanan tersebut, dari penguatan basic connectivity sebagai fondasi hingga pengembangan smart manufacturing, sehingga teknologi digital dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap produktivitas dan pembangunan industri nasional.

        Kepala Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia, Firlie Ganinduto, mengatakan kemitraan KADIN Indonesia dengan INTI dapat membantu memenuhi kebutuhan industri.

        “Tahun ini, KADIN Indonesia hadir sebagai official institutional partner, dan bagi kami, kemitraan ini relevan karena dunia usaha bukan hanya menampilkan teknologi, tetapi juga mempertemukan kebutuhan industri, arah kebijakan pemerintah, dan inovasi yang dapat benar-benar diterapkan,” ucap Firlie.

        Artificial Intelligence menjadi salah satu teknologi penting dalam perkembangan ekosistem digital saat ini. Penerapan AI membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas layanan, serta kemampuan industri dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat.

        Baca Juga: Kadin Bidik Investasi Teknologi Lewat Ajang Internasional INTI 2026

        Baca Juga: Kacamata Pintar Makin Populer, Rokid Kenalkan Teknologi AI Smart Glasses di DTI-CX 2026

        Dalam konteks pembangunan nasional, pengembangan AI perlu berjalan beriringan dengan kesiapan infrastruktur, keamanan data, sumber daya manusia, serta kemampuan industri dalam mengadopsi dan mengembangkan teknologi. Karena itu, kehadiran AI Experience di INTI 2026 tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan berbagai sektor lain dalam ekosistem teknologi.

        Pengembangan ekosistem tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya industri Indonesia yang semakin cerdas, efisien, inovatif, dan memiliki daya saing global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: