Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        CNG 3 Kg Pengganti LPG Segera Diuji Coba ke Masyarakat, Bahlil: Minggu Depan

        CNG 3 Kg Pengganti LPG Segera Diuji Coba ke Masyarakat, Bahlil: Minggu Depan Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah segera menguji coba tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram kepada masyarakat. Uji coba tersebut dijadwalkan berlangsung pada pekan depan.

        Bahlil mengatakan pemerintah masih melakukan pengecekan akhir sebelum CNG 3 kg diperkenalkan secara lebih luas. "Uji coba nanti minggu depan. Kita cek dulu ya," ujar Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).

        Pengembangan CNG 3 kg disiapkan sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg yang selama ini digunakan masyarakat. Pemerintah berharap penggunaan CNG dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

        Bahlil sebelumnya mengatakan pengujian tabung CNG 3 kg telah memasuki tahap akhir. Saat itu, pemerintah masih menunggu penyelesaian pengujian terhadap tabung dan valve yang digunakan.

        "Saya baru tiga hari lalu mendapat presentasi hasil tabung 3 kg dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (3/8/2026).

        Pengujian terakhir dilakukan untuk memastikan keamanan tabung CNG sebelum digunakan masyarakat. Salah satu tahap pengujian berupa uji tembak dengan pembakaran hingga suhu 850 derajat Celsius.

        Uji tembak tersebut akan dilakukan di China dan Indonesia. Pemerintah sebelumnya menargetkan pengenalan CNG 3 kg kepada masyarakat dapat dilakukan pada Agustus 2026.

        "Doakan saja, doakan, ya. Yang terbaik untuk ibu pertiwi tercinta," ujar Bahlil.

        CNG sebenarnya bukan teknologi baru di Indonesia. Gas tersebut telah digunakan di sejumlah sektor seperti perhotelan, restoran, kafe, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

        Namun, penggunaan CNG selama ini masih didominasi tabung berkapasitas besar. Kapasitas yang digunakan berada di kisaran 10 kilogram hingga 20 kilogram atau lebih.

        Penggunaan CNG dalam tabung 3 kg memiliki tantangan teknis tersendiri. Salah satunya berkaitan dengan tekanan gas yang jauh lebih tinggi dibandingkan LPG.

        Bahlil menjelaskan tekanan CNG berada di kisaran 200 hingga 250 bar. Sementara itu, tekanan LPG berada di kisaran 5 hingga 10 bar.

        Karena itu, pemerintah masih memastikan seluruh aspek keamanan sebelum CNG 3 kg digunakan masyarakat. Pengujian tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan tabung dan perangkat pendukungnya memenuhi standar.

        Baca Juga: CNG 3 Kg Diuji Coba Pekan Depan, Jawa Barat Jadi Kandidat Lokasi Awal

        Pemerintah juga melihat CNG memiliki potensi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. Bahan baku CNG dinilai tersedia di dalam negeri sehingga pemanfaatannya dapat diarahkan untuk kebutuhan domestik.

        Selain itu, pemerintah menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur. Cadangan tersebut berpotensi dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: