Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Usai Rebalancing MSCI, IHSG Malah Anjlok 1,13% ke 6.301

        Usai Rebalancing MSCI, IHSG Malah Anjlok 1,13% ke 6.301 Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Setelah sehari sebelumnya menguat 1,69%, IHSG berbalik turun seiring investor mencermati dampak hasil Index Review Agustus 2026 yang diumumkan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

        Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun 72,08 poin atau 1,13% ke level 6.301,76. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.281,32 hingga 6.390,32.

        Tekanan jual juga terlihat dari mayoritas saham yang diperdagangkan. Sebanyak 452 saham melemah, sedangkan 175 saham menguat dan 164 saham lainnya bergerak stagnan.

        Aktivitas perdagangan tetap cukup ramai. Total volume transaksi mencapai sekitar 28,43 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp13,62 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sekitar 1,92 juta transaksi.

        MSCI Coret Sejumlah Saham Indonesia

        Pergerakan IHSG berlangsung di tengah perhatian investor terhadap perubahan komposisi indeks MSCI. Dalam hasil tinjauan Agustus 2026, MSCI melakukan penyesuaian terhadap sejumlah saham Indonesia yang tergabung dalam MSCI Global Standard Indexes dan MSCI Global Small Cap Indexes.

        Perubahan tersebut akan mulai berlaku setelah perdagangan pada 31 Agustus 2026 berakhir.

        Pada kelompok Global Standard, tidak ada saham Indonesia yang mendapat tambahan. Sebaliknya, dua saham harus keluar, yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

        Baca Juga: MSCI Depak 10 Saham Indonesia, Ini Kata BEI

        Baca Juga: Daftar 10 Saham Indonesia yang Didepak MSCI, GOTO dan BUKA Masuk Daftar

        Baca Juga: Dua Saham RI Didepak dari MSCI, 9 Emiten Ikut Kehilangan Status

        Namun, CPIN masih tetap tercatat dalam indeks MSCI. Setelah keluar dari kelompok Global Standard, saham tersebut berpindah ke MSCI Global Small Cap Indexes.

        Di kelompok Small Cap, CPIN menjadi satu-satunya saham Indonesia yang mendapat tambahan. Sementara itu, sembilan saham lainnya dikeluarkan dari indeks, yaitu:

        1. PT Bank Jago Tbk (ARTO)
        2. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)
        3. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
        4. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
        5. PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
        6. PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG)
        7. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
        8. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
        9. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: