Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Purbaya Ingin Tarik Dividen BUMN ke APBN, Danantara Bakal Kelimpungan

        Purbaya Ingin Tarik Dividen BUMN ke APBN, Danantara Bakal Kelimpungan Kredit Foto: Danantara
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik sebagian dari keuntungan (dividen) perusahaan BUMN, dari yang saat ini telah dialihkan ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk disetorkan ke APBN.  

        Direktur Ekonomi CELIOS Nailul Huda menilai, wacana penarikan dividen BUMN ke APBN berpotensi membuat Danantara keteteran. Terlebih, kinerja BUMN di bawah Danantara saat ini pun diklaim belum menunjukan pertumbuhan signifikan. 

        "Saya khawatir, jika ditarik lagi ke APBN, justru publik dan investor semakin tidak percaya terhadap pengelolaan Danantara ke depan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada efek positif dari Danantara terhadap kinerja BUMN," ujarnya kepada Warta Ekonomi, Kamis (13/8/2026).

        Menurut dia, kondisi perusahaan pelat merah dalam koordinasi Danantara saat ini cenderung masih sama saat dibawahi Kementerian BUMN. Di sisi lain, perbankan pelat merah (Himbara) pun masih memberikan setoran dividen tertinggi. 

        "Jadi belum ada perubahan positif yang dihasilkan oleh Danantara, eh ini sudah diminta balik lagi dividennya. Saya rasa justru akan membuat kerugian dari Danantaranya karena kekuatan modal Danantara pasti akan berkurang," kata Nailul. 

        Lebih lanjut, Nailul menganggap permintaan Purbaya itu pun turut menunjukkan adanya masalah pada arus kas (cashflow) di pemerintah pusat. Terlebih dalam menyokong sejumlah program prioritas Presiden, semisal program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

        "Pemerintah pusat, saat ini kekurangan dana untuk menjalankan berbagai program prioritas, seperti MBG. Maka, mereka mencari sumber-sumber pendapatan, salah satunya dari dividen BUMN," ungkap dia.

        Baca Juga: Purbaya Ungkap Alasan Laba Danantara Dijadikan Cadangan Pemerintah: Untuk Mengurangi Utang

        Baca Juga: Bakal Dimiliki Danantara Hingga Kemenkeu, BEI Tegaskan Bursa Tetap Independen Usai Demutualisasi

        Jika keuntungan BUMN ditarik sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), Danantara disebut berpotensi bakal kerepotan jika nantinya membutuhkan dana darurat. 

        "Dividen BUMN selama beberapa tahun terakhir memang menjadi sumber PNBP yang cukup krusial. Sehingga ketika ditarik ke Danantara, pasti kelimpungan juga ketika butuh dana dengan jumlah cukup besar dan mudah," tutur dia. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: