Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, DPR Siapkan Uji Kelayakan

        Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, DPR Siapkan Uji Kelayakan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic menyatakan komisi keuangan DPR RI sudah siap menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

        "Soal Ibu Destry Damayanti yang jadi calon tunggal Gubernur BI, ya nanti kita tinggal fit and proper test lah. Kita dalami strategi ke depan dari Bu Destry," ujar Dolfie dalam Rapat Paripurna RAPBN Tahun 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

        Dalam proses tersebut, DPR akan menilai apakah strategi yang ditawarkan Destry masih melanjutkan kebijakan sebelumnya atau membawa pendekatan baru.

        "Apakah sama dengan sebelumnya atau ada hal-hal yang baru, sehingga kita bisa menilai, karena tantangannya juga berbeda saat ini," katanya.

        Menurutnya, perubahan kondisi ekonomi dan tantangan yang dihadapi Indonesia menjadi pertimbangan penting dalam menilai calon pimpinan bank sentral.

        Uji kelayakan dan kepatutan nantinya akan menjadi momentum bagi DPR untuk menggali arah kebijakan Destry, termasuk bagaimana bank sentral menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang.

        Istana Tunjuk Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

        Asal tahu saja, Destry Damayanti diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Gubernur BI. Usulan tersebut disampaikan melalui surat presiden (Surpres) yang telah diterima pimpinan DPR pada Senin (10/8/2026).

        Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan alasan pemerintah mengajukan nama Destry sebagai calon tunggal untuk memimpin bank sentral.

        Baca Juga: Bank Indonesia Didorong Perkuat Cadangan Emas, RI Punya 3.600 Ton

        Baca Juga: Direstui Prabowo, Destry Damayanti Selanglah Lagi Ukir Sejarah Baru dalam Bank Indonesia

        Baca Juga: Prabowo Jamin Data Sensus Ekonomi 2026 Bukan Untuk Mengejar Kekayaan Pribadi

        Menurut Prasetyo, salah satu pertimbangan utama adalah rekam jejak Destry yang telah lama berkecimpung di bidang keuangan.

        "Yang pasti kan rekam jejak beliau. Rekam jejak beliau yang mulai dari ilmu, sarjana, sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun di bidang keuangan," ujar Prasetyo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

        Selain pengalaman di sektor keuangan, Prasetyo juga menyoroti pengalaman Destry di internal BI. Destry diketahui telah dua periode menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

        "Beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi," kata Prasetyo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: