Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Purbaya Klaim Penerimaan Pajak hingga Pertengahan Agustus Melonjak 30%

        Purbaya Klaim Penerimaan Pajak hingga Pertengahan Agustus Melonjak 30% Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melaporkan pendapatan negara melalui pengumpulan pajak meningkat  mencapai sekitar 30% hingga pertengahan Agustus 2026. Posisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

        “Sampai dengan data terakhir hari ini pertumbuhan pengumpulan pajak kita sudah mencapai 30 persen. Jadi jauh lebih baik dibanding tahun lalu,” ujar Purbaya dalam konferensi pers, Jumat (14/8/2026).

        Purbaya menilai tren tersebut memberikan ruang bagi pemerintah untuk terus memperbaiki rasio pajak atau tax ratio secara signifikan. Penerimaan perpajakan sendiri dalam RAPBN 2027 diperkirakan mencapai Rp2.908 triliun.

        Sementara itu, total pendapatan negara pada 2027 diproyeksikan mencapai Rp3.426 triliun atau tumbuh 6,8% dibandingkan outlook 2026. Pemerintah berharap peningkatan pendapatan tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal secara bertahap dan berkelanjutan.

        Dari sisi belanja, pemerintah tetap merancang kebijakan fiskal yang ekspansif. Belanja Pemerintah Pusat pada 2027 direncanakan mencapai Rp3.362,2 triliun atau meningkat 3,6% dibandingkan outlook 2026. Belanja tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan sumber daya manusia, serta menjaga daya beli masyarakat.

        Purbaya juga menilai pemerintah memiliki pengalaman dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, pengalaman selama beberapa tahun terakhir menunjukkan pemerintah mampu merespons dinamika global melalui kebijakan yang dapat mengurangi dampaknya terhadap perekonomian domestik.

        Baca Juga: Purbaya Buka Peluang Tarik Pajak Baru Jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

        Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Asumsi Makro RAPBN 2027

        “Yang jelas dari pemerintah akan ada dorongan kepada perekonomian. Kebijakan belanja pemerintah pusat ini ditempuh untuk mendukung pencapaian target, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas layanan publik dan SDM, serta menjaga daya beli masyarakat,” kata Purbaya.

        Dengan kombinasi peningkatan penerimaan perpajakan dan kebijakan fiskal yang tetap ekspansif, Purbaya optimistis target pertumbuhan ekonomi sekitar 6% pada 2027 dapat dicapai.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aryo Hadi Wibowo
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: