Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

OJK Ramal Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dongkrak Pembiayaan Multifinance

OJK Ramal Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dongkrak Pembiayaan Multifinance Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai insentif motor listrik yang disiapkan pemerintah berpotensi mendorong penyaluran pembiayaan kendaraan listrik. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp3 triliun dengan besaran insentif Rp3 juta untuk setiap unit motor listrik.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan insentif tersebut dapat membuat harga motor listrik lebih terjangkau sehingga membuka ruang permintaan pembiayaan kendaraan listrik.

“Insentif motor listrik berpotensi mendorong pembiayaan kendaraan listrik karena membuat harga motor listrik lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis, Senin (21/9/2026).

Berdasarkan data OJK, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance mencapai Rp25,49 triliun pada Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 37,84 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan juga ditopang pembiayaan kendaraan roda dua listrik dan hibrida. Pembiayaan pada segmen tersebut tumbuh 48,87 persen yoy pada Juli 2026.

Baca Juga: Subsidi Pembiayaan Molinas Saja Tak Cukup, NPL Multifinance Terancam Bisa Memburuk

Baca Juga: Temui Presiden Prabowo, TVS Siap Perluas Investasi dan Kembangkan Motor Listrik serta Etanol di Indonesia

Baca Juga: Dana Rp3 Triliun Subsidi Motor Listrik Lebih Baik Dialihkan untuk Bus Listrik

Dengan insentif Rp3 juta per unit, harga kendaraan yang harus ditanggung konsumen menjadi lebih rendah. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kebutuhan pembiayaan untuk pembelian kendaraan listrik.

Sebelumnya, mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran Rp3 triliun untuk program Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS). Setiap unit motor listrik nantinya mendapat insentif Rp3 juta.

"Kalau 1 juta (motor) itu (insentif) Rp3 juta. Anggarannya Rp3 triliun. Saya pikir sampai akhir tahun bisa 100 ribu (kapasitas produksi motor listrik nasional)," ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri