Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Punya Target Besar, SBY Titip Pesan-pesan

        Prabowo Punya Target Besar, SBY Titip Pesan-pesan Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menitipkan pesan agar pemerintah tidak mengabaikan kesehatan fiskal. Hal itu menanggapi target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebesar 6 persen pada 2027. 

        "Saya hanya ingin berpesan ke teman-teman yang mengemban tugas di pemerintahan agar tetap konsisten, jaga betul kesehatan fiskal kita, kemudian implementasinya yang bagus, jangan ada penyimpangan di sana-sini, setiap saat dilakukan evaluasi kebijakan karena begitulah manajemen pemerintahan," kata SBY, dikutip Selasa (18/8/2026).

        SBY menilai target pertumbuhan ekonomi 6 persen yang dicanangkan pemerintah dapat dicapai meskipun membutuhkan kerja keras. "Saya tahu sasaran pertumbuhan ekonomi misalkan 6% itu cukup tinggi, ambisius. Meskipun ambisius, tidak berarti tidak bisa dicapai," ucap SBY.

        Baca Juga: 'Semua Orang Cocok Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2029, Kecuali Gibran bin Jokowi'

        Karena itu, SBY berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat bekerja maksimal untuk merealisasikan target yang telah disampaikan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berfokus pada target, tetapi memastikan pelaksanaannya benar-benar memberikan dampak.

        "Great hope, tetapi tantangannya juga tidak ringan. Yang penting do your best, pemimpin dan pemerintahan kita, agar yang disampaikan di hadapan rakyat melalui mimbar di Senayan kemarin bisa diwujudkan dengan baik," ujarnya.

        Menurut SBY, keberhasilan mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut nantinya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terlebih, ia melihat arah pembangunan yang disiapkan pemerintah untuk 2027 semakin jelas dan berpotensi memberikan harapan baru.

        "Saya menilai bahwa berbicara tahun 2027 dan sekaligus menandai berlakunya APBN untuk tahun 2027, saya melihat bahwa arah blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah di tahun depan menurut saya makin baik, makin jelas, dan memberikan harapan baru bagi kita semuanya," tutur SBY.

        Baca Juga: Denny Indrayana Getol Kejar Ijazah Gibran, Masa Lalunya Kini Ikut Dibongkar

        Meski memberikan apresiasi terhadap agenda pemerintah, SBY tidak menutup mata terhadap tantangan yang masih dihadapi Indonesia. Menurutnya, tekanan tersebut datang dari dalam negeri maupun kondisi internasional.

        "Saya tahu bahwa tantangan yang dihadapi oleh bangsa kita masih cukup kuat, baik faktor domestik maupun faktor internasional," ungkapnya.

        Namun, SBY menilai sejumlah agenda yang digagas pemerintah sudah sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi, pengurangan pengangguran dan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan serta pendidikan hingga pembangunan infrastruktur sebagai persoalan yang memang menjadi harapan rakyat.

        "Tetapi apa yang digagas dan direncanakan oleh pemerintah menurut saya tepat, karena isu-isu itu memang menjadi harapan rakyat Indonesia: memastikan bahwa ekonomi tetap tumbuh, kemudian pengangguran dan kemiskinan berkurang, pelayanan kesehatan dan pendidikan makin meningkat, infrastruktur, dan sebagainya," imbuh SBY.

        Dengan target ekonomi 6 persen di depan mata, pesan SBY kepada pemerintahan Prabowo pun cukup jelas: ambisi pertumbuhan tetap perlu dibarengi disiplin mengelola keuangan negara, pelaksanaan kebijakan yang tepat, serta evaluasi agar target pembangunan tidak berhenti sebagai janji di atas kertas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: