Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pemerintah Serahkan 645 Rumah Baru untuk Eks Pejuang Timor Timur, Brantas Abipraya Bangun 142 Unit

        Pemerintah Serahkan 645 Rumah Baru untuk Eks Pejuang Timor Timur, Brantas Abipraya Bangun 142 Unit Kredit Foto: Brantas Abipraya
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama sejumlah BUMN konstruksi, termasuk PT Brantas Abipraya (Persero), kembali menyerahkan 645 unit Rumah Khusus (Rusus) tahap Vkepada warga eks pejuang Timor Timur di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan tersebut menjadi bagian dari program penyediaan 2.100 unit rumah untuk mendukung pemenuhan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat.

        Dalam program tersebut, Brantas Abipraya berkontribusi membangun 727 unit rumah, termasuk 142 unit yang diserahkan pada tahap V. Program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memberikan kepastian hunian bagi eks pejuang Timor Timur sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

        Rumah khusus yang dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) tipe 36 yang dirancang tahan gempa dan berdiri di atas lahan seluas 150 meter persegi. Selain hunian, kawasan tersebut juga dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung guna menciptakan lingkungan permukiman yang lebih layak, aman, dan nyaman.

        Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, mengatakan pembangunan rumah khusus tersebut tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek konstruksi, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

        "Bagi Brantas Abipraya, pembangunan Rumah Khusus ini bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan konstruksi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari sinergi pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak bagi warga eks pejuang Timor Timur," ujar Dian, dalan keterangan resmi di Jakarta, Jumat (21/8/2026). 

        Menurutnya, penyediaan rumah layak huni merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat yang telah lama menantikan kepastian tempat tinggal.

        "Kami memahami bahwa rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat bagi keluarga untuk tumbuh, berkumpul, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, kami berupaya memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas dan ketepatan pelaksanaan agar hunian yang dibangun dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penerima manfaat," katanya.

        Secara keseluruhan, jumlah rumah yang diserahkan pemerintah terus meningkat pada setiap tahap pelaksanaan program. Tahap I mencakup 324 unit, tahap II 403 unit, tahap III 268 unit, tahap IV 460 unit, dan meningkat menjadi 645 unitpada tahap V.

        Kontribusi Brantas Abipraya juga dilakukan secara bertahap, yakni 130 unit pada tahap I, 217 unit tahap II, 81 unit tahap III, 157 unit tahap IV, dan 142 unit pada tahap V. Total rumah yang dibangun perusahaan mencapai 727 unit.

        Dian menegaskan kualitas konstruksi dan tata kelola menjadi prioritas perusahaan dalam setiap penugasan pemerintah, khususnya pada proyek-proyek strategis nasional.

        "Setiap proyek yang kami bangun bukan sekadar menghasilkan bangunan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat. Karena itu, Brantas Abipraya senantiasa mengedepankan profesionalisme, kualitas konstruksi, serta tata kelola yang baik dalam setiap penugasan pemerintah," ujarnya.

        Program penyediaan rumah khusus ini juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan BUMN konstruksi dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif. Selain menyediakan hunian, pengembangan kawasan diharapkan mampu mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat melalui lingkungan tempat tinggal yang lebih layak.

        Baca Juga: Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Kawasan DPR di IKN Sesuai Target

        Baca Juga: Sambangi Aceh, Brantas Abipraya Bakal Percepat Penyediaan Huntara bagi Masyarakat Terdampak

        Dengan bertambahnya 645 unit rumah pada tahap V, semakin banyak keluarga eks pejuang Timor Timur di Kabupaten Kupang yang memperoleh akses terhadap hunian permanen. Kehadiran rumah-rumah tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

        Dian menambahkan Brantas Abipraya akan terus mendukung berbagai program strategis nasional melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

        "Ke depan, Brantas Abipraya akan terus mendukung berbagai program strategis nasional melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. Sebagai BUMN Konstruksi, kami berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan terus menghadirkan karya terbaik yang aman, andal, dan sesuai standar yang berlaku," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: