Ukraina Serang Bisnis Rusia, Gudang Perusahaan Ritel Jadi Target Drone
Kredit Foto: Reuters/Valentyn Ogirenko
Militer Ukraina memperluas serangan drone ke sektor bisnis dan logistik Rusia. Kali ini, pusat-pusat logistik Ozon, perusahaan ritel daring terbesar kedua di Rusia, menjadi sasaran serangan di sejumlah wilayah.
Serangan tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi Ukraina untuk menekan perekonomian Rusia yang menopang perang. Dampaknya mulai terasa pada operasional Ozon hingga pergerakan saham perusahaan di Bursa Efek Moskow.
Saham Ozon dilaporkan anjlok hampir 30 persen setelah rentetan serangan drone menghantam sejumlah fasilitas logistik dalam tiga hari terakhir. Serangan terjadi di pusat logistik Ozon di Makhachkala, Enem, dan Samara, yang memicu kebakaran besar serta menyebabkan lebih dari 500 karyawan dievakuasi.
Institute for the Study of War (ISW) di Washington menyebut intensifikasi serangan terhadap fasilitas Ozon berlangsung sejak pekan lalu. Sebelumnya, Ukraina telah menargetkan pusat-pusat logistik milik Wildberries, perusahaan ritel daring besar lainnya di Rusia.
Kementerian Pertahanan Ukraina menyatakan serangan terhadap fasilitas logistik tersebut ditujukan untuk mengganggu rantai pasok Rusia. Menurut kementerian itu, pusat penyimpanan barang berteknologi ganda atau dual-use goods memiliki keterkaitan dengan kebutuhan logistik dan industri pertahanan Rusia.
Ukraina sebelumnya mengklaim telah menghantam 15 pusat logistik terbesar milik Wildberries. Setelah itu, Ozon disebut menjadi sasaran berikutnya dalam rangkaian serangan terhadap infrastruktur distribusi Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga menyatakan gudang-gudang ritel dapat menjadi target karena diduga digunakan untuk memasok komponen drone, peralatan navigasi, serta perlengkapan militer kepada pasukan Rusia.
Strategi tersebut menunjukkan perubahan pola serangan Ukraina yang tidak hanya menyasar fasilitas militer, tetapi juga infrastruktur ekonomi yang dianggap memiliki fungsi strategis dalam mendukung perang.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam serangan tersebut. Ia menilai serangan terhadap target ekonomi Rusia telah membuka apa yang disebutnya sebagai "kotak Pandora". Putin juga memperingatkan bahwa Rusia akan membalas dengan menargetkan sektor-sektor ekonomi Ukraina yang dianggap paling sensitif.
Ozon sendiri telah menjadi salah satu pilar utama industri perdagangan daring Rusia sejak berdiri pada 1998. Bersama Wildberries dan Yandex Market, perusahaan tersebut berada di antara pemain utama sektor e-commerce Rusia.
Data Pusat Keamanan dan Kerja Sama Ukraina yang mengutip Kamar Dagang dan Industri Rusia menyebut gabungan pendapatan Ozon, Wildberries, dan Yandex Market mencapai sekitar US$140,3 miliar pada akhir tahun lalu. Nilai tersebut disebut setara dengan lebih dari 5 persen produk domestik bruto Rusia.
Serangan terhadap sektor e-commerce dan logistik menjadi penting karena jaringan distribusi tersebut tidak hanya berfungsi untuk perdagangan konsumen, tetapi juga berpotensi menjadi jalur distribusi barang yang dapat digunakan untuk kebutuhan militer.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat