Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Heboh Kopdes di Dekat Pemakaman hingga Lereng Gunung, Menkop: Kurang dari 10

        Heboh Kopdes di Dekat Pemakaman hingga Lereng Gunung, Menkop: Kurang dari 10 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah lokasi pembangunan yang dinilai tidak biasa viral di media sosial. Ada Kopdes yang disebut berada di dekat pemakaman umum, di lereng gunung, hingga bangunan yang posisinya saling berhadapan.

        Menanggapi polemik tersebut, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan lokasi yang benar-benar dinilai tidak ideal jumlahnya sangat sedikit dibandingkan total Kopdes yang tengah dibangun. Dari sekitar 30.000 lokasi, ia menyebut hanya kurang dari 10 titik yang masuk kategori tersebut.

        "Saya pernah juga menyampaikan bahwa yang tidak ideal itu mungkin kurang dari 10 dari 30 ribuan yang sedang dibangun," kata Ferry dalam tayangan Youtube Filonomics, dikutip Rabu (26/8/2026).

        Baca Juga: Ucapan Budi Arie Bikin Rusuh, Pasbata Prabowo: Kalau Sudah Berbicara Presiden Tidak sampai 2029...

        Ferry menegaskan pemerintah tidak menutup telinga terhadap kritik maupun masukan masyarakat mengenai pemilihan lokasi. Namun, ia menjelaskan penentuan lokasi Kopdes dilakukan melalui proses musyawarah di tingkat desa.

        "Bukan kita menafikan masukan itu, tapi penentuan lokasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, meskipun itu tidak ideal, itu sudah dilaksanakan melalui musyawarah di desa, gitu," ujarnya.

        Menurut Ferry, pemerintah desa memiliki pertimbangan masing-masing ketika menentukan lokasi pembangunan. Kondisi wilayah hingga ketersediaan lahan disebut menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi keputusan tersebut.

        Baca Juga: Karhutla Kalimantan Bikin Susah Negara Tetangga, Prabowo Harap Bisa Tuntas dalam Waktu...

        Karena itu, apabila ada lokasi yang pada akhirnya dianggap kurang ideal, Ferry menyebut pemerintah desa juga memiliki tanggung jawab untuk mencari jalan keluar.

        "Jadi mereka sendiri yang menentukan itu. Jadi mereka pasti juga punya pertimbangan. Kalaupun misalkan ada lokasi yang tidak ideal itu, nanti mereka akan mencarikan solusinya gitu," ungkap dia.

        Polemik mengenai lokasi Kopdes sendiri mencuat setelah sejumlah bangunan yang dianggap "nyeleneh" ramai diperbincangkan di media sosial. Pemilihan tempat yang tidak biasa menjadi perhatian publik karena ada pembangunan yang disebut berada di sekitar tempat pemakaman umum (TPU), lereng gunung, hingga lokasi Kopdes yang posisinya saling berhadapan.

        Meski demikian, Ferry menilai persoalan tersebut tidak bisa serta-merta menggambarkan keseluruhan pembangunan Kopdes. Sebab, lokasi yang dianggap aneh hanya sebagian kecil dari puluhan ribu Kopdes yang tengah dibangun di berbagai daerah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: