Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hashim Djojohadikusumo Ungkap Potensi Pemanfaatan Karbon Dioksida untuk Program MBG

        Hashim Djojohadikusumo Ungkap Potensi Pemanfaatan Karbon Dioksida untuk Program MBG Kredit Foto: Arsari
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Utusan Khusus Presiden bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo mengungkap potensi karbon dioksida (CO2) sebagai bahan baku untuk mendorong peningkatan sumber protein. Termasuk kemungkinan untuk mendukung program makan bergizi gratis alias MBG. 

        Hal itu diungkapkan Hashim saat berbicara dalam The 4th International & Indonesia CCS Forum 2026 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

        Hashim mengatakan bahwa karbon dioksida selama ini dikenal sebagai beban hasil produksi energi di lapangan minyak dan gas bumi (migas). Namun dengan adanya perkembangan teknologi, CO2 kini bisa berfungsi sebagai bahan baku utama dalam proses fotosintesis mikroalga. 

        Mikroalga sendiri dikenal sebagai sumber pangan alternatif masa depan yang kaya akan protein tinggi, antioksidan, vitamin, dan mineral. Pemanfaatan karbon dioksida untuk mikroalga disebut Hashim tengah dikembangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

        "Sekarang ada paradigma baru, penggunaan karbon dioksida sebagai bahan baku untuk mikroalga, untuk menghasilkan biofuel dan pangan ternak," ujar Hashim. 

        Ditambahkan Hashim, karbon dioksida bisa turut digunakan untuk memproduksi Spirulina dan Chlorella, yakni dua mikroalga yang kaya nutrisi dan kerap disebut sebagai superfood.

        "Saya bukan ahli biologi, tapi ada elemen positif untuk memberi asupan kepada ternak dan juga manusia. Sumber protein yang tinggi," seru dia. 

        Tidak menutup kemungkinan, pemanfaatan karbon dioksida untuk mikroalga disebutnya bisa lebih dikembangkan buat sumber protein bagi asupan manusia, termasuk untuk program MBG. 

        Baca Juga: Hashim Djojohadikusumo: Hunian Terjangkau Tidak Boleh Diborong Segelintir Orang

        Baca Juga: PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo Selesaikan Investasi Felda di BWPT Senilai Rp11 Triliun

        Baca Juga: Disorot Anwar Ibrahim, Ini Profil BWPT dan Jejak Peter Sondakh di Eagle High Plantations (BWPT)

        "Jadi, Indonesia bisa menjadi sumber protein yang besar yang bisa kita gunakan untuk perkembangan populasi. Kita butuh banyak protein untuk anak muda, kita butuh banyak protein untuk program makan gratis kita, MBG, dan kemungkinan kita bisa memproduksi protein untuk ekspor ke negara lain," tuturnya. 

        Sekadar informasi, Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Gadjah Mada mengklaim telah berhasil mengembangkan inovasi microgreens berbasis mikroalga untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

        Selain berfokus pada peningkatan nilai gizi, riset ini juga digagas guna menjawab tantangan keamanan pangan setelah maraknya kasus keracunan program MBG yang terjadi secara berulang di berbagai daerah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: