KEK Industropolis Batang Bidik Sport Tourism Lewat Ajang Lari 2026
Kredit Foto: KEK Industropolis Batang
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat pengembangan sport tourism melalui penyelenggaraan SEZ Industropolis Run 2026. Memasuki tahun ketiga, ajang tersebut diarahkan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga dan wisata, tetapi juga arena kompetisi bagi atlet lari elite nasional.
SEZ Industropolis Run 2026 menargetkan 2.626 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Half Marathon sebanyak 350 peserta, 10K sebanyak 1.300 peserta, dan 5K sebanyak 976 peserta. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp100 juta.
Kepala Departemen Corporate Office & Protocoler KEK Industropolis Batang M. Rizza Akbar mengatakan penyelenggaraan tahun ini diarahkan untuk meningkatkan standar kompetisi sekaligus memperkenalkan karakter kawasan kepada peserta dari berbagai daerah.
“Memasuki tahun ketiga, kami ingin SEZ Industropolis Run terus berkembang dan memiliki standar yang semakin tinggi. Kami ingin event ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat menikmati olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi atlet dan pelari untuk menguji kemampuan, mengejar catatan terbaik, sekaligus merasakan pengalaman berlari di kawasan yang memiliki karakter unik,” ujar Rizza.
Salah satu aspek yang ditonjolkan adalah karakter lintasan yang relatif landai (flat track) dan telah tersertifikasi Association of International Marathons and Distance Races (AIMS). Penyelenggara juga menggunakan sistem pencatatan waktu berbasis timing chip untuk mengukur waktu peserta.
Lintasan tersebut membawa peserta melewati kawasan industri, perkebunan karet, danau reservoir, hingga dermaga di pesisir Laut Jawa. Rute juga disterilkan dari kendaraan selama perlombaan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang Bagus Pambudi mengatakan kegiatan olahraga dengan peserta dari berbagai daerah berpotensi mendorong aktivitas ekonomi pendukung di wilayah tersebut.
“SEZ Industropolis Run menjadi salah satu momentum yang memperkenalkan Batang dari sisi yang berbeda. Tidak hanya sebagai daerah yang berkembang dengan kawasan industrinya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki ruang bagi olahraga, pariwisata, komunitas, dan aktivitas masyarakat,” kata Bagus.
Penyelenggara juga melakukan route reversal atau perubahan arah lintasan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Perubahan tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap pergerakan peserta, khususnya di sejumlah titik seperti kawasan dermaga.
Dengan perubahan arah rute, distribusi peserta diharapkan lebih merata sehingga potensi bottleneck dapat ditekan. Peserta juga mendapatkan pengalaman berbeda ketika melewati kawasan dermaga dengan panorama Laut Jawa.
Selain aspek olahraga dan wisata, SEZ Industropolis Run 2026 menggandeng Bank Indonesia Tegal sebagai Event Collaborator. BI membawa pesan WANI, akronim dari Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi, sebagai bagian dari edukasi perlindungan konsumen dalam transaksi pembayaran digital.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Seno Indarto mengatakan pesan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan transaksi digital.
“WANI kami hadirkan sebagai pesan yang dekat dengan masyarakat. Waspada terhadap risiko, amankan data dan instrumen pembayaran, niteni atau cermati setiap informasi dan transaksi, serta identifikasi tanda-tanda penipuan sejak dini. Semangat ini kami bawa melalui Industropolis Run agar pesan pelindungan konsumen dapat tersampaikan dengan cara yang lebih ringan dan relevan,” ujar Seno.
Dari total hadiah Rp100 juta, kategori Half Marathon (HM) Open menyediakan hadiah Rp10 juta untuk juara pertama, Rp7,5 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga, masing-masing bagi peserta putra dan putri.
Kategori HM Master 40+ memperebutkan Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta untuk tiga besar putra dan putri. Sementara kategori 10K Open menyediakan hadiah Rp5 juta, Rp3 juta, dan Rp2 juta untuk tiga besar putra dan putri.
Baca Juga: KEK Batang dan Pemprov Jateng Bersinergi Cetak Talenta Industri Masa Depan
Baca Juga: KEK Industropolis Batang Perkuat Transformasi Industri Hijau, Dorong Investasi Berkelanjutan
Untuk kategori 5K Open, hadiah juara pertama hingga ketiga masing-masing Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta untuk putra dan putri. Penyelenggara juga menyediakan kategori Best Costume dengan total hadiah Rp5 juta untuk lima pemenang.
Rizza mengatakan ajang tersebut ditujukan bagi pelari dengan tujuan yang berbeda, mulai dari atlet yang mengejar podium hingga pelari komunitas yang mengejar personal best.
“Pada akhirnya, setiap orang datang dengan tujuan yang berbeda. Ada yang mengejar podium, ada yang mengejar waktu, ada yang ingin menyelesaikan jarak pertamanya. Yang ingin kami hadirkan adalah sebuah lintasan yang bisa menjadi bagian dari semua cerita itu,” tutup Rizza.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: