KEK Industropolis Batang Siapkan Tenaga Kerja Industri, 80% Peserta Vokasi Langsung Diterima
Kredit Foto: KEK Industropolis Batang
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang serta PT Trax Sumbiri Indo memperkuat kerja sama penyiapan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri. Dari 50 peserta pelatihan Tailor Made Training (TMT) tahap pertama, sebanyak 80% dinyatakan diterima bekerja setelah mengikuti proses seleksi.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan penempatan tenaga kerja di Batang, Senin (31/8/2026).
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Kawasan Industri Terpadu Batang Angga Arie Saputra mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi bagian penting seiring dengan perkembangan kawasan industri.
“Seiring dengan perkembangan kawasan industri, kita perlu mempersiapkan masa depan yang baik bagi para pekerja industri. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta pelatihan, sehingga kompetensi yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal untuk memberikan kontribusi yang baik di dunia kerja,” tuturnya.
Salah satu implementasi kerja sama tersebut dilakukan melalui pelatihan TMT yang berlangsung selama 10 hari pada 10–21 Agustus 2026. Pelatihan diikuti 50 masyarakat Kabupaten Batang dan sekitarnya secara gratis.
Program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan industri dan mencakup pelatihan berbasis kompetensi, penyusunan program sesuai kebutuhan perusahaan, rekrutmen dan penempatan tenaga kerja, class hiring, walk-in interview, sertifikasi kompetensi, serta pemagangan atau on the job training (OJT).
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta memperoleh sertifikasi kompetensi melalui lembaga yang terafiliasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta sertifikat dari BBPVP Semarang. Dari 50 peserta yang mengikuti pelatihan, sebanyak 80% kemudian dinyatakan diterima bekerja setelah menjalani proses seleksi.
PT Trax Sumbiri Indo, salah satu tenant di KEK Industropolis Batang, menjadi mitra industri dalam program tersebut. Perusahaan manufaktur garmen asal Thailand itu memanfaatkan program pelatihan untuk memperoleh calon tenaga kerja yang telah mendapatkan pembekalan sesuai kebutuhan industri.
HR Manager PT Trax Sumbiri Indo M Hari Nasrullah mengatakan kolaborasi tersebut membantu perusahaan mengakses tenaga kerja yang telah memiliki kompetensi dasar dan memahami kebutuhan pekerjaan di industri.
Kerja sama antara PT Trax Sumbiri Indo, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, Dinas Ketenagakerjaan, dan BBPVP Semarang juga menjadi sarana pertukaran informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja dan penguatan koordinasi dalam proses pelatihan hingga penempatan.
Dari sisi pelatihan, Kepala BBPVP Semarang Fikri Kurniakiki mengatakan pembekalan peserta tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung produktivitas di lingkungan kerja.
Baca Juga: KEK Industropolis Batang Buka 1.000 Lowongan, Pendaftar Tembus 3.500 Orang
Baca Juga: Yosun Tire Siapkan Investasi Rp4 Triliun di KEK Industropolis Batang, Bidik Pasar Ekspor
Baca Juga: KEK Industropolis Batang Bidik Sport Tourism Lewat Ajang Lari 2026
Peserta dibekali kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, kemampuan bekerja dalam tim, dan komunikasi agar dapat beradaptasi dengan lingkungan industri.
Salah satu peserta yang lolos seleksi, Dias Alfi Yuhani, mengatakan program tersebut memberikan pengalaman dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.
“Melalui pelatihan ini, saya mendapatkan pembelajaran menjahit dari nol. Selain keterampilan menjahit, saya juga mendapatkan pendampingan untuk membangun soft skill dan hard skill yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: