Kejar Program 3 Juta Rumah, SIG Andalkan Bata Interlock untuk Pangkas Waktu Bangun
Kredit Foto: SIG
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat dukungan terhadap program pembangunan tiga juta rumah pemerintah melalui inovasi Bata Interlock Presisi. Produk bahan bangunan tersebut dikembangkan untuk mempercepat proses konstruksi sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan material dalam pembangunan hunian.
Komitmen tersebut disampaikan SIG dalam Danantara Housing Expo 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Inovasi bahan bangunan menjadi salah satu bagian dari upaya industri konstruksi mendukung percepatan penyediaan hunian yang layak dan terjangkau.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan perusahaan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pemerintah memenuhi kebutuhan hunian masyarakat melalui pengembangan solusi konstruksi.
Ia mengatakan Bata Interlock Presisi mengedepankan aspek kecepatan, efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan dalam pembangunan rumah.
Bata Interlock Presisi menggunakan mekanisme saling mengunci antarbalok sehingga membentuk struktur bangunan. Menurut SIG, mekanisme tersebut membuat produk lebih mudah diaplikasikan dan dapat mengurangi durasi konstruksi serta penggunaan material.
Produk turunan semen hijau SIG tersebut juga memiliki karakteristik tahan api dan diklaim dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Dari sisi desain, bata interlock memberikan tampilan yang lebih modern dibandingkan material konvensional.
SIG juga menyebut Bata Interlock Presisi telah teruji ramah gempa sehingga dapat digunakan untuk pembangunan rumah di wilayah rawan bencana. Produk tersebut juga dapat menjadi salah satu alternatif dalam percepatan pembangunan kembali rumah masyarakat yang terdampak bencana.
”Dengan menghadirkan Bata Interlock Presisi, kami ingin memastikan masyarakat dapat memiliki rumah yang nyaman, berkualitas, dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan,” ujar Indrieffouny Indra.
Pengembangan solusi konstruksi tersebut dilakukan di tengah dorongan pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat. CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani sebelumnya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari industri bahan bangunan, pengembang properti, kontraktor, hingga lembaga pembiayaan untuk membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi.
Dalam pembukaan Danantara Housing Expo 2026, Rosan mengatakan sinergi tersebut diperlukan untuk menyediakan pasokan hunian dengan harga terjangkau sekaligus membuka akses pembiayaan yang lebih kompetitif bagi masyarakat.
”Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program 3 juta rumah yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo. Kami berupaya menghadirkan 3 hal sekaligus. Satu, memberikan pasokan terbaik dengan harga terjangkau. Kedua, memberikan skema pembiayaan yang kompetitif, terjangkau, melalui sinergi bank-bank Himbara dan financial institution lainnya yang berada di bawah ekosistem BUMN, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat,” kata Rosan.
Baca Juga: SIG Perkuat Pasokan Semen Aceh, Tambahan Kiriman dari Pabrik Indarung
Baca Juga: SIG Pamerkan Bata Interlock Presisi untuk Percepat Pembangunan Hunian di Danantara Housing Expo 2026
Baca Juga: Bata Interlock Presisi SIG Hadirkan Konstruksi Rumah Lebih Cepat, Efisien, dan Tangguh Gempa
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait juga menyambut penyelenggaraan pameran tersebut sebagai wadah yang mempertemukan masyarakat dengan pengembang, perbankan, dan pelaku industri perumahan.
”Danantara Housing Expo 2026 menghadirkan pilihan hunian dengan berbagai tingkatan dan alternatif. Kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi untuk memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai,” kata Maruarar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: