Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        WINR Siapkan 15 Proyek Baru, Target Marketing Sales Tembus Rp1,28 Triliun

        WINR Siapkan 15 Proyek Baru, Target Marketing Sales Tembus Rp1,28 Triliun Kredit Foto: Winner
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memperluas bisnis melalui ekspansi proyek properti, pengembangan sektor hospitality, hingga diversifikasi ke infrastruktur digital. Strategi tersebut mengantarkan WINR meraih penghargaan “The Most Expansive of Mid Scale Property Developer 2026” dalam ajang Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke-20.

        Penghargaan yang digelar Journalist Media Network (JMN) pada 28 Agustus 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, juga diberikan kepada Direktur Utama WINR Yusmen Liu dengan kategori “Young Developer with Diversified Business Vision”. Sementara itu, Laxo Global Akses (LGA), perusahaan yang 60% sahamnya telah diakuisisi WINR, memperoleh penghargaan “The Most Recommended Digital Internet Service Provider Solutions for the Rural Digital Ecosystem Development”.

        Dari sisi pengembangan properti, WINR telah menyiapkan lima proyek strategis di Jabodetabek pada semester I 2026 yang dikembangkan secara bertahap hingga 2027. Proyek tersebut tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan target marketing sales sekitar Rp400 miliar.

        Ekspansi tersebut kemudian diperluas ke Pulau Jawa. Memasuki semester II 2026, WINR menyiapkan 10 proyek baru, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan target marketing sales sekitar Rp880 miliar.

        Dengan demikian, perseroan menyiapkan total 15 proyek di Jabodetabek dan Pulau Jawa dengan target marketing salesgabungan sekitar Rp1,28 triliun.

        Selain ekspansi proyek, WINR memperluas portofolio bisnis melalui sektor hospitality. Perseroan bekerja sama dengan Artotel Group untuk mengelola tiga hotel di Batam, yakni ROOMS INC Baloi Batam, Artotel Casa Tiban Batam, dan Artotel Trans Barelang Batam.

        ROOMS INC Baloi Batam menjadi proyek yang paling dekat dengan tahap operasional. Hotel bintang tiga tersebut memiliki 64 kamar di Tower A, sedangkan Tower B dilengkapi ruang pertemuan dan kafe. Hotel tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

        Sementara itu, Artotel Casa Tiban terdiri dari lima tower dengan total 265 unit dan akan dikembangkan di kawasan Winner Mangrove. Adapun Artotel Trans Barelang memiliki tiga tower dengan total 201 unit di kawasan Winner Gosyen Park, dekat Jembatan Barelang.

        Pengembangan bisnis hospitality diarahkan untuk memperluas sumber pendapatan WINR dari penjualan properti menuju pendapatan berulang (recurring income) melalui pengelolaan aset.

        Diversifikasi juga dilakukan melalui akuisisi 60% saham PT Laxo Global Akses (LGA), perusahaan yang bergerak di bidang layanan internet dan infrastruktur digital.

        Melalui LGA, WINR menyiapkan ekosistem digital yang mencakup layanan internet, fiber opticsmart homesmart securityInternet of Things (IoT), serta layanan digital lainnya.

        Strategi tersebut juga dikaitkan dengan rencana pengembangan kawasan berbasis smart city di Bogor. Pada tahap awal, kawasan tersebut direncanakan memiliki luas sekitar 30 hektare dan dapat dikembangkan secara bertahap hingga sekitar 1.000 hektare.

        “Kami ingin membangun ekosistem yang memberikan nilai tambah bagi penghuni, tenant, dan seluruh pemangku kepentingan. Selain memperkuat daya saing proyek-proyek Perseroan, kami melihat potensi terciptanya sumber pendapatan berulang (recurring revenue),” ujar Yusmen.

        Baca Juga: WINR Kuasai 99,6% Pemenang Nusantara Jaya, Bidik Proyek Properti Rp880 Miliar

        Baca Juga: PPRO Genjot Penjualan Properti lewat Danantara Housing Expo 2026

        Menurut Yusmen, arah pengembangan bisnis WINR ke depan tidak hanya berfokus pada pengembangan properti, tetapi juga integrasi infrastruktur digital, konektivitas, teknologi, dan layanan dalam kawasan.

        “Ke depan, WINR tidak hanya ingin dikenal sebagai pengembang properti, tetapi juga sebagai pengembang kawasan modern yang mengintegrasikan infrastruktur digital, konektivitas, teknologi, dan layanan dalam satu ekosistem,” ungkap Yusmen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: