Kepercayaan 63,2%, Daya Beli Jadi Kunci Kuatkan Kepuasan Prabowo-Gibran Versi Poltracking
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih memiliki modal kepercayaan publik yang kuat untuk menaikkan tingkat kepuasan kinerja di sektor ekonomi. Temuan Poltracking Indonesia terbaru mencatatkan tingkat kepercayaan masyarakat mencapai 63,2 persen.
Hasil survei periode 14-20 Agustus 2026 tersebut menunjukkan kondisi ekonomi dan keuangan rumah tangga masih dinilai positif masyarakat. Sebanyak 57,1 persen publik menyatakan kondisi ekonomi dan keuangan rumah tangga saat ini baik, sedangkan 34,1 persen menilainya tidak baik.
"Faktor ini cukup determinan dalam memengaruhi persepsi kepuasaan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid dalam paparan rilisnya bertajuk “Membaca Tren Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran" di kanal YouTube Poltracking TV.
Baca Juga: Terungkap 5 Alasan Publik Puas terhadap Prabowo-Gibran, MBG Nomor 1, Disusul Program...
Dia menambahkan, pemerintah perlu menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan yang mampu memberikan perlindungan kepada kelompok paling rentan. Penguatan jaring pengaman sosial menjadi salah satu langkah yang dapat membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.
"Pemerintah perlu memperbanyak program jaring pengaman sosial, yang secara khusus menyasar kelompok rentan dengan kondisi ekonomi sangat membutuhkan," ujarnya.
Menurut dia, kebijakan perlindungan sosial akan lebih efektif apabila manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh rumah tangga. Pendekatan tersebut penting untuk memastikan kelompok masyarakat yang paling membutuhkan tidak semakin terbebani oleh tekanan biaya hidup.
Baca Juga: Vonis di Kasus Chromebook Makin Berat, Ibam 'Teriak' Minta Bantuan Prabowo
"Kelompok rentan akan sangat terbantu dengan kebijakan ini. Misalnya program Bantuan Langsung Tunai (BLT), program ini secara masif menjadi langkah krusial untuk menjaga daya beli masyarakat," ungkapnya.
Temuan tersebut menjadi penting karena tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan masih berada di bawah tingkat kepercayaan. Dengan kepercayaan yang tinggi pemerintah dinilai memiliki modal sosial yang cukup untuk memperkuat kebijakan ekonomi sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat.
“Tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 63,2 persen, sementara tingkat kepuasan publik kepada Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran 55,1 persen,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri