Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Cegah Kecelakaan Akibat Alkohol, MBI dan IMI Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara

        Cegah Kecelakaan Akibat Alkohol, MBI dan IMI Perkuat Edukasi Keselamatan Berkendara Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Multi Bintang Indonesia Tbk (Multi Bintang Indonesia atau MBI), bagian dari The HEINEKEN Company, berkolaborasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk mendukung program Auto Sobriety. Inisiatif ini mengajak masyarakat untuk tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol melalui pendekatan edukasi dan keterlibatan komunitas.

        Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya kedua pihak dalam mendorong budaya konsumsi alkohol yang bertanggung jawab (responsible consumption), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

        Melalui program Auto Sobriety, MBI dan IMI akan menghadirkan berbagai kegiatan edukasi di sejumlah daerah di Indonesia yang menyasar komunitas pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab saat berkendara.

        Dukungan terhadap Auto Sobriety juga menjadi bagian dari komitmen MBI dalam mempromosikan responsible consumption, yang merupakan salah satu pilar ambisi keberlanjutan perusahaan melalui Brew a Better World 2030. Melalui berbagai kolaborasi dan program edukasi, perusahaan terus mendorong masyarakat memahami pentingnya mengambil keputusan yang bertanggung jawab ketika mengonsumsi minuman beralkohol.

        “Bagi kami, konsumsi alkohol yang bertanggung jawab dimulai dari pilihan yang dibuat oleh tiap individu. Salah satu yang terpenting adalah memilih untuk tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengajak lebih banyak orang untuk menjadikan keputusan tersebut sebagai kebiasaan,” ujar Roland Bala, Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk.

        Pentingnya pesan tersebut tercermin dalam data World Health Organization (WHO), yang mencatat sekitar 1,19 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol (driving under the influence of alcohol atau DUI) menjadi salah satu faktor risiko utama.

        Menjawab tantangan tersebut, Auto Sobriety dirancang sebagai inisiatif perubahan perilaku (behavior change initiative) melalui pendekatan edukatif, positif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

        Program ini terinspirasi dari fitur Airplane Mode pada telepon genggam. Layaknya seseorang yang mengaktifkan Airplane Mode ketika hendak terbang, Auto Sobriety mengajak masyarakat memiliki “mode otomatis” untuk memilih tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

        Tujuannya adalah menjadikan keputusan tersebut sebagai kebiasaan yang dilakukan secara otomatis demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

        “Program ini bukan tentang melarang minuman beralkohol, yang kami dorong adalah kebiasaan untuk memisahkan konsumsi minuman beralkohol dan berkendara. Artinya, ketika seseorang mengonsumsi minuman beralkohol, ia tidak mengemudi,” ujar Erreza Hardian, Anggota Komisi Sadar Aturan dan Keselamatan Berlalu Lintas (SADAR) IMI.

        “Semakin banyak orang yang menjadikan prinsip ini sebagai kebiasaan, semakin besar peluang kita menciptakan jalan yang lebih aman bagi semua,” lanjutnya.

        Pendekatan Berbasis Komunitas

        Sebagai bagian dari inisiatif awal, MBI dan IMI menyelenggarakan sesi edukasi dalam format talkshow pada 29 Agustus 2026. Kegiatan tersebut membahas pentingnya konsumsi alkohol yang bertanggung jawab serta keselamatan berkendara, dengan peserta yang dibatasi untuk individu berusia 21 tahun ke atas.

        Selanjutnya, program edukasi Auto Sobriety akan dilaksanakan di tiga kota di Indonesia Timur yang telah ditetapkan IMI sebagai wilayah prioritas dalam upaya meningkatkan keselamatan berkendara.

        Selain kegiatan edukasi, MBI dan IMI juga akan membagikan 500 unit helm di Jakarta dan Bandung sebagai bentuk dukungan terhadap budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

        Rangkaian kegiatan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi jangka panjang antara MBI dan IMI untuk mendukung keselamatan berkendara sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai konsumsi minuman beralkohol yang bertanggung jawab.

        “Kami berharap kolaborasi bersama Ikatan Motor Indonesia dapat membantu memperluas kesadaran bahwa konsumsi minuman beralkohol dan berkendara tidak boleh berjalan bersamaan. Perubahan besar sering kali dimulai dari keputusan sederhana, dan kami ingin menjadi bagian dari upaya tersebut bersama dengan IMI dan pihak lainnya,” ujar Roland.

        Baca Juga: Teknologi Keselamatan Kini Jadi Medan Baru Persaingan Industri Otomotif

        Baca Juga: Kemenperin Siapkan Aturan Keselamatan untuk 144 Ribu Perusahaan Industri

        Bagi Multi Bintang Indonesia, kolaborasi dengan IMI juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kampanye global Heineken “When You Drive, Never Drink”. Kampanye tersebut mengajak konsumen untuk selalu membuat pilihan yang bertanggung jawab dengan tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

        Kampanye ini sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan positif yang dapat melindungi diri sendiri, keluarga, maupun pengguna jalan lainnya.

        Di Indonesia, MBI telah menjalankan sejumlah inisiatif untuk mendorong responsible consumption, antara lain melalui penyediaan minuman non-alkohol BINTANG 0.0 dan Green Sands. Green Sands juga telah memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

        Selain itu, perusahaan menjalankan kampanye responsible consumption melalui media sosial yang telah menjangkau lebih dari 12.000 audiens. Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen MBI untuk memperluas edukasi dan mendorong perubahan perilaku konsumsi alkohol di masyarakat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: