Kredit Foto: Istimewa
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama mengaku sudah tidak lagi membahas perihal ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di media sosial sejak berbulan-bulan lalu.
Dian menegaskan bahwa seluruh informasi terkait ijazah tersebut akan ia buka dalam persidangan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi yang kini menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa.
"Saya sudah berhenti bahas ijazah di X sejak berbulan-bulan yang lalu. Saya akan buka nanti semuanya di Pengadilan!" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (2/9).
Seperti diketahui, Dian Sandi menjadi sorotan publik setelah mengunggah foto lembaran ijazah kelulusan S1 milik Jokowi di media sosial X (Twitter). Ia menegaskan tujuannya murni untuk membela harkat dan martabat Jokowi serta mematahkan tuduhan pihak-pihak yang menyebut ijazah tersebut palsu.
Unggahan foto ijazah itu kemudian dijadikan barang bukti dan bahan analisis hukum. Para kritikus, termasuk Roy Suryo, menggunakan foto tersebut untuk membandingkan komponen fisik ijazah, seperti nomor, watermark, dan emboss, guna memperdebatkan keabsahannya di persidangan.
Baca Juga: Vonis Aneh? Gus Nur Gugat Rp3,4 Miliar, Ijazah Asli Jokowi Tak Pernah Muncul di Sidang
Akibat unggahan tersebut viral dan ditonton jutaan kali, Polda Metro Jaya memeriksa Dian secara intensif untuk mendalami asal-usul dokumen foto tersebut. Dalam pemeriksaan, Dian menjelaskan bahwa ia memperoleh foto ijazah dari seorang rekan, bukan langsung dari Jokowi maupun Kaesang Pangarep.
Setelah unggahannya memicu polemik hukum berkepanjangan, Dian Sandi sempat mendatangi kediaman Jokowi di Solo untuk meminta maaf secara langsung karena telah menyebarkan dokumen pribadi tersebut ke publik tanpa izin.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: