Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pakar: Prabowo-Gibran Hanya Bisa Disaingi oleh Anies-PDIP

        Pakar: Prabowo-Gibran Hanya Bisa Disaingi oleh Anies-PDIP Kredit Foto: Instagram/aniesbaswedan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Persaingan ke Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai diprediksi sejumlah pihak. Ada satu skenario yang berpotensi mengimbangi bahkan mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

        Akademisi dan Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad mengatakan kekuatan penantang tersebut dapat muncul jika ada keputusan bersatu dari Anies Baswedan dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

        Baca Juga: BGN Sebentar Lagi Tempati Kantor Telkom, Sudaryono Singgung Soal Gedung Lebih Tinggi

        "Hanya satu yang mungkin bisa mengalahkan mereka. Atau setidaknya mengimbangi: persatuan Anies dan PDIP," kata Hasyim dalam cuitannya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (4/9/2026).

        Prabowo-Gibran sendiri masih berpeluang besar kembali menjadi pasangan pada Pilpres 2029. Bahkan, ia memperkirakan keduanya masih sulit dikalahkan apabila tidak muncul koalisi penantang dengan kekuatan yang sebanding.

        Sosok Anies Baswedan dinilai perlu dilihat bersama dengan kendaraan politik yang mendukungnya. Bagi Hasyim, apabila mantan gubernur hanya maju tanpa dukungan politik yang kuat, persaingannya dengan incumbent belum tentu menghasilkan pertarungan yang seimbang.

        Hasyim kemudian menyebut satu nama yang menurutnya dapat membuat skenario tersebut semakin kuat, yakni Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

        "Dan akan lebih kuat kalau Ahok yang mewakili PDIP," tuturnya.

        Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto diketahui masih kokoh di posisi teratas dalam survei elektabilitas terbaru dari Media Survei Nasional (Median). 

        Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan ada tiga nama yang menjadi kandidat dengan elektabilitas paling tinggi dalam simulasi pertanyaan terbuka. Prabowo memperoleh elektabilitas 32,2 persen. Sementara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dengan 19,8 persen, hanya unggul 0,3 poin dari Anies Baswedan yang mengantongi 19,5 persen.

        “Dalam pertanyaan terbuka, Prabowo Subianto memperoleh 32,2%, kemudian Dedi Mulyadi 19,8% dan Anies Baswedan 19,5%,” kata Rico.

        Adapun Elektabilitas Ganjar Pranowo tercatat 4,5 persen. Kemudian Sherly Tjoanda 3,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,3 persen, Joko Widodo (Jokowi) 2 persen, serta Gibran Rakabuming Raka yang juga memperoleh 2 persen.

        Baca Juga: Singgung Kriminalisasi, Ini Pembelaan Ketum Projo Budi Arie Soal Tuduhan Makar dari Kubu Prabowo

        Nama lain yang masuk dalam daftar tersebut adalah Mahfud MD dengan 1,8 persen dan Purbaya Yudhi Sadewa 1,3 persen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: