Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai memiliki peluang untuk ikut dalam kontestasi Pilpres 2029. Namun, pengamat politik menilai posisi calon wakil presiden (cawapres) menjadi pilihan yang lebih realistis bagi AHY dibandingkan langsung membidik kursi calon presiden (capres).
Hal itu dikatakan pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengatakan elektabilitas AHY memang menunjukkan tren positif.. Meski demikian, posisi AHY dalam bursa capres masih berada di bawah sejumlah nama yang memiliki elektabilitas lebih tinggi.
"Kalau melihat hasil survei saat ini, tentu peluang AHY untuk maju Capres pada Pilpres 2029 relatif kecil. Namun, namanya hasil survei cenderung fluktuatif. Naik turunnya elektabilitas seseorang banyak ditentukan oleh isu yang berkembang," ujar Jamiluddin kepada Warta Ekonomi.
Menurut Jamiluddin, posisi AHY masih dapat berubah menjelang Pilpres 2029. Elektabilitas seorang tokoh politik sangat dipengaruhi perkembangan isu, kinerja, popularitas, serta kekuatan mesin politik partai.
Karena itu, peluang AHY dinilai masih terbuka hingga menjelang tahapan pencalonan presiden pada 2028. Ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi peluang AHY, antara lain kinerja AHY sebagai menteri di pemerintahan tetap positif.
"AHY mampu menjaga citra politik dan terhindar dari isu negatif dan Partai Demokrat berhasil mempertahankan atau meningkatkan elektabilitasnya," tambahnya.
Jamiluddin juga menilai perubahan aturan pencalonan presiden dapat menjadi faktor penting bagi AHY. Jika presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden menjadi nol persen, peluang Partai Demokrat untuk mengusung pasangan calon sendiri akan semakin terbuka.
"Apalagi jika PT nantinya menjadi nol persen, maka AHY akan lebih mudah untuk maju. Sebab, Demokrat sendiri bisa mengusung pasangan capres-cawapres," katanya.
AHY Dinilai Lebih Kompetitif di Bursa Cawapres
Meski memiliki peluang untuk maju sebagai capres, Jamiluddin melihat AHY mempunyai posisi yang lebih kompetitif apabila membidik kursi cawapres.
Persaingan di bursa cawapres juga dinilai menarik karena AHY berpotensi berhadapan dengan sejumlah tokoh muda, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Jamiluddin, pengalaman politik dan posisi AHY sebagai ketua umum partai menjadi modal penting dalam persaingan tersebut.
"Karena itu, bila elektabilitas AHY ke depan tetap lebih kompetitif untuk Cawapres, maka Ketua Umum Partai Demokrat ini tampaknya akan memilih jalan Cawapres pada Pilpres 2029," ujar Jamiluddin.
Meski demikian, peluang AHY untuk membidik kursi capres belum sepenuhnya tertutup. Dinamika politik masih sangat panjang dan peta kekuatan dapat berubah menjelang 2029.
AHY masih berpeluang mengubah strategi apabila elektabilitasnya mengalami lonjakan signifikan hingga akhir 2028.
Jamiluddin menilai peluang tersebut akan semakin terbuka apabila AHY mampu menembus tiga besar elektabilitas capres secara nasional.
AHY Pilpres 2029, Elektabilitas AHY, Cawapres AHY, Partai Demokrat, Jamiluddin Ritonga.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat