Kredit Foto: Twitter Gibran Rakabuming Raka
Pengamat Politik Rocky Gerung disarankan belajar dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Politikus muda itu dinilai bisa menjadi guru untul pengamat itu dalam hal menghadapi berbagai tuduhan dan serangan verbal.
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menilai pengamat itu perlu memiliki kemampuan menghadapi serangan yang kini diarahkan kepadanya, termasuk dari pihak yang sebelumnya disebut pernah mendukung atau memujinya.
Baca Juga: PSI Sebut Rocky Gerung Sudah 'Kena Batunya' Akibat Serang Jokowi
“Saya sarankan dia perlu belajar sama Gibran Rakabuming Raka. Hal itu soal bagaimana menjawab tuduhan, makian, dan cacian dari para mantan,” ujar Dedy, dikutip Senin (14/9/2026).
Menurut Dedy, Gibran dapat dijadikan contoh dalam menghadapi berbagai serangan verbal dari pihak-pihak yang berseberangan secara politik.
Dedy membuat perbandingan antara Rocky dan Gibran. Menurutnya, Gibran telah menghadapi berbagai tuduhan, kritik, makian, serta cacian selama menjalani perjalanan politiknya. Karena itu, ia
“Semoga Rocky Gerung bisa bertahan,” tandasnya.
Rocky sendiri selama ini dikenal sebagai figur yang aktif menyampaikan kritik dan analisis terhadap dinamika politik nasional, termasuk kepada Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Posisi tersebut membuat pernyataannya kerap mendapat tanggapan dari berbagai kelompok dengan pandangan politik berbeda.
Pengamat politik tersebut baru-baru ini pernah buka suara terkait dengan polemik mengenai ijazah Jokowi. Rocky dalam hal itu tidak mempertanyakan keaslian ijazah mantan presiden itu, tetapi justru mengaitkannya dengan persoalan moral dan sikap politik.
Baca Juga: Di Balik Diamnya Gibran Soal Gugatan Denny Indrayana: Dia Tak Level Layani Orang Berstatus Tersangka
"Punya, ijazahnya asli tapi orangnya yang palsu," kata Rocky.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar