Jadi Menteri Keuangan, Suahasil Nazara Bakal Lakukan Efisiensi Besar-besaran?
Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, membeberkan arah kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) setelah dirinya menggantikan dipercaya menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Suahasil menegaskan efisiensi akan tetap menjadi bagian dari pengelolaan APBN, namun bukan berarti pemerintah akan sekadar memangkas anggaran.
"Efisiensi itu adalah bagian dari gerak APBN. Jadi APBN itu ada penerimaan, ada belanja, dan ada pembiayaan," ujar Suahasil, di Istana Jakarta, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, efisiensi terutama berkaitan dengan bagaimana pemerintah mengelola belanja agar setiap anggaran yang dikeluarkan tetap mampu menghasilkan output sesuai dengan target yang telah direncanakan.
"Di bagian belanja, tentu kita selalu berusaha mencari belanja yang lebih efisien tapi menghasilkan output yang kemudian sesuai dengan apa yang sudah direncanakan," katanya.
Suahasil menilai ukuran efisiensi tidak semata-mata terletak pada besarnya anggaran yang berhasil dipangkas. Pemerintah justru harus memastikan belanja yang tersedia dapat menghasilkan manfaat maksimal.
Baca Juga: Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, dari Rekam Jejak Fiskal hingga Komitmen Jaga Defisit APBN
Baca Juga: Purbaya Lengser, Pramono Tegaskan Siap Bersinergi dengan Suahasil
"Jadi dengan output yang ada, dengan belanja yang ada menghasilkan output yang maksimal. Ini adalah bentuk efisiensi dari APBN," tegasnya.
Suahasil bahkan menepis anggapan bahwa efisiensi identik dengan pemotongan belanja. Baginya, kebijakan tersebut harus diarahkan pada optimalisasi penggunaan anggaran agar manfaat yang diterima masyarakat semakin besar.
"Jadi efisiensi itu bukan hanya sekedar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal, yang output yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat," jelas Suahasil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra