Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kapok Jadi Pejabat Negara? Purbaya Akui Mau Pensiun: Capek Udah Tua

        Kapok Jadi Pejabat Negara? Purbaya Akui Mau Pensiun: Capek Udah Tua Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Usai resmi meninggalkan kursi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa ternyata tidak menunjukkan ambisi untuk mengejar jabatan baru. Di tengah spekulasi soal kemungkinan dirinya kembali dipercaya menduduki posisi strategis lainnya, Purbaya justru memilih jalan yang lebih santai.

        Purbaya bahkan terang-terangan mengaku ingin pensiun dan menikmati waktu tanpa harus kembali berkutat dengan urusan pemerintahan. Jawaban itu disampaikannya setelah prosesi serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara.

        “Mau pensiun aja, capek udah tua,” kata Purbaya di Gedung Djuanda I Kemenkeu, Selasa (15/9/2026).

        Baca Juga: Anak Purbaya Spill Alasan Bapaknya Dipecat, Ternyata Ada yang Ancam Presiden?

        Awak media kemudian berkelakar dan menanyakan apakah dirinya akan menggelar acara syukuran atau makan-makan setelah lepas jabatan. Purbaya pun membalas gurauan tersebut dengan nada serupa.

        “Udah pensiun ngga punya duit,” ujarnya berseloroh.

        Tak hanya soal pensiun, Purbaya juga memastikan dirinya tidak berminat kembali menjadi pejabat. Ia bahkan sudah membayangkan aktivitas yang ingin dilakukan setelah keluar dari pemerintahan.

        "Nggak gak minat, saya mau mancing aja,” ucap Purbaya.

        Acara sertijab tersebut digelar sebagai kelanjutan dari pelantikan Suahasil Nazara oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Senin (14/9/2026) sore. Prosesi itu sekaligus menandai transisi kepemimpinan di tubuh Kementerian Keuangan.

        Baca Juga: Puji Prabowo Buru-buru Copot Purbaya, Mahfud MD: Suahasil Menurut Saya...

        Sebelumnya, Purbaya mengaku sudah memperkirakan kemungkinan dirinya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan sebelum keputusan tersebut diumumkan. Ia menyebut peluang tersebut telah dihitungnya sekitar 50:50.

        Meski sudah memperkirakan kemungkinan tersebut, Purbaya mengatakan dirinya baru mengetahui keputusan pencopotan secara resmi setelah mendapat informasi dari pihak Istana.

        “Ya, kita udah hitung-hitung, kira-kira 50-50 lah,” kata Purbaya.

        Terkait pencopotan tersebut, Purbaya menegaskan bahwa keputusan itu merupakan hak Presiden. Ia memilih menerima keputusan tersebut tanpa mempermasalahkannya.

        “Proregatif Presiden, kita ikutin aja, tidak ada masalah” ungkap Purbaya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: