Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sebut Dirinya dan Jokowi Mau Dikriminalisasi, Ahmad Ali: Mereka Mulai Memperhitungkan Kita!

        Sebut Dirinya dan Jokowi Mau Dikriminalisasi, Ahmad Ali: Mereka Mulai Memperhitungkan Kita! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mengungkapkan bahwa elektabilitas PSI terus mengalami peningkatan berdasarkan hasil survei terbaru.

        Menurutnya, elektabilitas tersebut bahkan telah melampaui sejumlah partai yang lebih lama berdiri dan lebih tinggi dibandingkan perolehan PSI pada periode sebelumnya.

        Hal itu disampaikan Ahmad Ali saat menghadiri Rakorda DPD PSI Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (15/9/2026).

        "Hari ini survei kita sudah melampaui banyak partai-partai besar. Survei PSI sudah melampaui angka yang pernah diraih PSI sebelumnya," ujarnya, dikutip Kamis (17/9). 

        Baca Juga: Usulkan Jokowi Balik ke PDIP, Kader Ini 'Tak Selamat'

        Ia pun menyoroti beredarnya kabar mengenai penggeledahan rumahnya dan penyitaan sejumlah barang oleh KPK. Menurut dia, peristiwa tersebut bukan kejadian baru, melainkan isu lama yang sengaja diangkat kembali ke ruang publik.

        "Seolah baru kemarin rumah saya digeledah oleh KPK, padahal itu adalah cerita lama. Artinya apa? Mereka memperhitungkan. Salah satu yang diperhitungkan di PSI ini adalah Ahmad Ali dan Pak Jokowi," ujarnya.

        Ia menduga ada pihak-pihak tertentu yang mulai menganggap PSI sebagai kekuatan politik yang patut diperhitungkan sehingga berbagai narasi negatif kembali dimainkan.

        Menurut Ahmad Ali, serangan terhadap dirinya tidak bisa dilepaskan dari upaya untuk melemahkan PSI secara keseluruhan. Ia menyebut dirinya dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai figur yang kerap dijadikan sasaran.

        "Kalau dua tokoh ini kemudian dikriminalisasi, maka dapat melemahkan partai ini secara rasional," katanya.

        Ahmad Ali menegaskan bahwa seseorang yang pernah diperiksa atau rumahnya pernah digeledah tidak otomatis dapat dinyatakan bersalah. Ia meminta publik tidak mudah menyimpulkan suatu perkara hanya berdasarkan proses pemeriksaan.

        Menurutnya, berbagai tudingan yang beredar selama ini tidak memiliki dasar yang cukup untuk menyebut dirinya sebagai pelaku kejahatan.

        "Tapi insya Allah, percayalah masyarakat Sulawesi Tengah, saya tidak akan pernah mempermalukan kalian karena kasus-kasus seperti itu. Saya bukan seorang penjahat, apalagi pencuri," imbuhnya.

        Baca Juga: Tantang Roy Suryo dan Publik Uji Terbuka Ijazahnya, Jokowi: Forum Inilah yang Paling Terhormat

        Di tengah berbagai isu yang berkembang, Ahmad Ali mengajak seluruh kader PSI tetap fokus memperkuat konsolidasi partai.

        "Saya yakin, kalau kita bersama-sama bergandengan tangan dan melakukan konsolidasi membangun partai ini, kita menjadi pemenang," tandasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: