PSI: Kalau Jokowi Punya Banyak Masalah, Gak Mungkin Kades Seluruh Indonesia Mau Sowan
Kredit Foto: Istimewa
Kedatangan rombongan kepala desa dari berbagai daerah ke kediaman pribadi Joko Widodo (Jokowi) di Solo belum lama ini masih menuai beragam spekulasi.
Di tengah sorotan tersebut, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka memberikan pandangannya mengenai alasan para kepala desa memilih menemui mantan Presiden ke-7 RI tersebut.
Dedy menilai kedatangan para kepala desa dari berbagai wilayah Indonesia menjadi salah satu hal yang menurutnya perlu dilihat dari sisi lain.
"Coba Anda menghayal sedikit saja, kalau tokoh politik seperti Jokowi punya banyak masalah saat menjadi Presiden Republik maka ngga mungkin kepala-kepala desa dari seluruh Indonesia mau datang berkunjung ke rumah beliau," tulis Dedy di akun X, dikutip Jumat (18/9/2026).
Baca Juga: Purbaya Bisa Bawa Kejutan di Pilpres 2029: Dia Punya Dua Modal...
Menurut Dedy, kunjungan tersebut bisa saja berkaitan dengan kebijakan pemerintahan Jokowi yang dinilai dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa. Karena itu, ia menganggap kedatangan para kepala desa sebagai sesuatu yang wajar.
"Karena tidak bermasalah dan mungkin saja kebijakan-kebijakan pemerintahan beliau dulu manfaatnya langsung dirasakan oleh rakyat di desa-desa, maka sangat wajar jika kepala-kepala desa datang berkunjung ke kediaman beliau untuk silaturahmi kebangsaan," ujarnya.
Meski demikian, Dedy tidak menutup kemungkinan adanya kepentingan politik di balik pertemuan tersebut. Ia menyebut spekulasi mengenai konsolidasi kekuasaan menjelang tahun politik 2029 juga dapat muncul karena Jokowi masih berada dalam dunia politik.
"Kalau ada yang bilang ini urusan konsolidasi kekuasaan menjelang tahun politik 2029 bisa juga, karena beliau ini memang hidup dalam dunia politik," lanjutnya.
Baca Juga: Bukan Jokowi, Dokter Tifa Bilang yang Seharusnya Protes di Kasus Ijazah adalah...
Dedy juga menyinggung spekulasi lain yang mengaitkan kunjungan tersebut dengan PSI. Ia menyebut kemungkinan adanya anggapan bahwa Jokowi akan membantu mempromosikan PSI agar dapat menembus ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).
"Atau, mungkin ada juga yang berspekulasi bahwa PSI hendak dipromosikan Jokowi biar bisa tembus ambang batas PT yang kabarnya bakal dinaikkan dari 4% menjadi 5%," katanya.
Pada akhirnya, Dedy menyerahkan berbagai penafsiran tersebut kepada para pengamat politik.
"Jadi, suka-suka pengamat politik-lah," pungkas Dedy.
Sebelumnya, video mengenai kedatangan rombongan kepala desa tersebut sempat beredar di media sosial. Dalam video itu, terlihat para kepala desa dari sejumlah daerah mendatangi kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Solo, pada Senin, 31 Agustus 2026 lalu.
Salah seorang peserta rombongan menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berkaitan dengan upaya berbagi pandangan mengenai perkembangan serta pembangunan desa. Pertemuan itu juga disebut menjadi kesempatan bagi para kepala desa dan unsur pemerintahan desa untuk menyampaikan pengalaman terkait berbagai kebijakan desa.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: