Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hunian Ready Stock Makin Dilirik, Morizono Perkuat Ketersediaan Rumah Siap Huni di Sawangan

        Hunian Ready Stock Makin Dilirik, Morizono Perkuat Ketersediaan Rumah Siap Huni di Sawangan Kredit Foto: Morizono
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Industri properti di kawasan selatan Depok, khususnya Sawangan, mulai menangkap pergeseran preferensi konsumen ke hunian ready stock yang memungkinkan pembeli melihat langsung produk sebelum mengambil keputusan sekaligus mempercepat proses serah terima.

        Tren tersebut menjadi salah satu fokus pengembang Morizono melalui Morizono Move-in Fest 2026 di Clubhouse Morizono, Gardens at Candi Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (20/9/2026).

        Vice President Director Sumitomo Forestry Indonesia Toyosada Shima mengatakan konsep ready stock menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang ingin segera menempati rumah tanpa menunggu proses pembangunan dalam waktu panjang.

        “Konsep ready stock memberikan pilihan bagi calon pembeli yang menginginkan proses kepemilikan rumah yang lebih praktis. Konsumen tidak hanya melihat gambar atau maket, tetapi dapat mengenal langsung produk dan lingkungan hunian yang ditawarkan,” katanya di sela-sela Morizono Move-in Fest 2026.

        Dalam kegiatan tersebut, Morizono memperkenalkan 13 unit baru ready stock. Produk tersebut dikembangkan dengan konsep “The Art of Japanese Living” yang menggabungkan estetika Jepang dengan kebutuhan hunian modern.

        Selain aspek kecepatan serah terima, pengembang juga menempatkan fasilitas kawasan dan ekosistem pendukung sebagai bagian dari daya tarik produk properti. Morizono merupakan bagian dari Gardens at Candi Sawangan, kawasan yang dikembangkan di atas lahan sekitar 250 hektare dengan konsep sustainable living.

        Kawasan tersebut mengintegrasikan hunian dengan fasilitas pendidikan, komersial, ruang terbuka, dan fasilitas penunjang keluarga.

        Properti Mulai Dijual sebagai Ekosistem

        Pengembangan hunian di kawasan Sawangan menunjukkan bahwa produk properti tidak hanya ditawarkan berdasarkan bangunan dan harga, tetapi juga lingkungan tempat tinggal serta fasilitas yang tersedia bagi penghuni.

        Dalam Morizono Move-in Fest 2026, pengembang menggandeng sejumlah mitra, antara lain Bank Mandiri, Al-Azhar Sawangan, Dekoruma, dan Mitra10. Kehadiran mitra tersebut mencakup kebutuhan pembiayaan rumah, pendidikan, furnitur, hingga perlengkapan rumah.

        Morizono juga menawarkan sejumlah insentif, antara lain cashback Rp20 juta, limited offer dengan penghematan hingga Rp500 juta, gratis dua unit AC, serta voucher Rp40 juta untuk Dekoruma atau Mitra10.

        Toyosada mengatakan paket tersebut diarahkan tidak hanya pada transaksi pembelian rumah, tetapi juga kebutuhan konsumen ketika mulai menempati hunian.

        Selain produk baru, pengembang juga menampilkan pengalaman penghuni melalui kehadiran Orlan Marsel, pemilik shophouse Morizono. Menurut Toyosada, pengalaman penghuni dapat memberikan gambaran langsung mengenai produk dan lingkungan proyek kepada calon konsumen.

        Morizono sendiri telah memasuki tahap hunian nyata. PT Graha Perdana Indah bersama Sumitomo Forestry Indonesia memulai proses serah terima unit kepada konsumen pada akhir 2025.

        Pengembang Andalkan Konsep Jepang dan Efisiensi Energi

        Morizono dikembangkan melalui kolaborasi PT Graha Perdana Indah (GPI) dan Sumitomo Forestry Indonesia. Konsep arsitekturnya dirancang dengan sentuhan Jepang oleh Takahiro Fuwa.

        Pengembang menyebut konstruksi Morizono menggunakan standar SNI dan ASCE dengan pengawasan tim Jepang. Dari sisi keberlanjutan, Morizono telah memperoleh sertifikasi EDGE Advanced.

        Berdasarkan informasi pengembang, hunian tersebut ditargetkan menghemat penggunaan energi hingga 68%, mengurangi konsumsi air hingga 25%, serta menekan embodied carbon material hingga 24%.

        Hunian juga dilengkapi sejumlah teknologi smart home, seperti smart door lock, CCTV, smart light switchmotion sensor, dan voice assistant. Panel surya turut digunakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi energi.

        Baca Juga: Properti Residensial RI Melambat, Pinhome Bongkar Wilayah yang Masih Tinggi Peminat

        Baca Juga: Asuransi Properti Sumbang Premi Terbesar, Tapi Bisnisnya Terpukul Gegara Investor Asing Cabut

        Prospek pengembangan properti di Sawangan juga berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Gardens at Candi Sawangan memiliki akses yang berdekatan dengan jaringan JORR 2 dan Tol Depok-Antasari.

        Pemerintah Kota Depok juga memulai rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan pada Juni 2026 sepanjang sekitar 872 meter. Pekerjaan tersebut mencakup pelebaran jalan, pembangunan jembatan, drainase, dan trotoar dengan masa pengerjaan sekitar enam bulan.

        Perkembangan akses tersebut menjadi salah satu faktor pendukung bagi kawasan hunian yang sedang berkembang di Sawangan, selain pertumbuhan fasilitas pendidikan, komersial, dan kesehatan di sekitarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: