Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BEI Soroti Gerak Saham Emiten Lippo (LPPF), Ada Apa?

        BEI Soroti Gerak Saham Emiten Lippo (LPPF), Ada Apa? Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT MDS Retailing Tbk (LPPF) buka suara terkait pergerakan saham perseroan yang menjadi perhatian PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

        Dalam surat tanggapan atas permintaan penjelasan BEI Nomor S-12211/BEI.PP2/09-2026 yang diterima pada 21 September 2026, manajemen LPPF menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum dipublikasikan dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi investor.

        "Kami juga tidak memiliki informasi material sebagaimana dimaksud dalam ketentuan keterbukaan informasi BEI yang dapat memengaruhi harga saham LPPF," kata manajemen LPPF dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (23/9/2026).

        Terkait aktivitas pemegang saham, manajemen LPPF menyatakan tidak menerima informasi mengenai adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

        Manajemen LPPF memastikan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham perseroan di bursa, setidaknya untuk tiga bulan ke depan.

        Baca Juga: RUPSLB BEI Mundur ke 28 Oktober, Demutualisasi Masih Abu-Abu

        Baca Juga: PBSA Dapat Restu Stock Split 1:2, Saham Beredar Jadi 6 Miliar

        Baca Juga: Bahlil Tegaskan Persetujuan RKAB Bayan Tak Terkait Transaksi Saham Haji Isam

        Selain itu, perseroan mengaku tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian penting lainnya yang bersifat material dan berpotensi memengaruhi harga saham atau kelangsungan usaha LPPF yang belum disampaikan kepada publik.

        Saham LPPF Masih Melemah

        Di tengah perhatian Bursa, saham LPPF ditutup melemah Rp1.580 per saham pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Saat ini, saham turun 5 poin atau 0,32% ke level Rp1.575 per saham hingga menjelang penutupan sesi I perdagangan Rabu (23/9/2026).

        Dalam sepekan terakhir, saham LPPF turun 2,7%. Pelemahan juga tercatat dalam sebulan terakhir sebesar 3,09%.

        Tekanan lebih besar terlihat dalam enam bulan terakhir. Saham LPPF telah turun 15,78% atau 295 poin, dari Rp1.870 per saham pada 25 Maret 2026 menjadi Rp1.575 per saham pada 23 September 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: